Samsul Bahri
Samsul Bahri

Sabtu, 27 Agustus 2022 13:17

Jokowi Sebut Calon Presiden Elektabilitasnya Tinggi Belum Tentu Didukung Parpol

Jokowi Sebut Calon Presiden Elektabilitasnya Tinggi Belum Tentu Didukung Parpol

Sebelumnya, dalam berbagai kesempatan bertemu relawan pendukungnya, Jokowi kerap mengingatkan agar mereka tidak terburu-buru menentukan dukungan pada Pilpres 2024 mendatang.

BUKAMATA - Bakal calon presiden RI 2024 mendatang tidak usah terlalu percaya diri, baik itupun yang elektabilitas tinggi.

Presiden Jokowi menilai, tokoh-tokoh yang memiliki elektabilitas tinggi saat ini belum tentu dicalonkan sebagai calon presiden oleh partai politik.

Oleh karena itu, ia meminta organisasi pendukungnya untuk tidak tergesa-gesa dalam menentukan calon presiden yang akan didukung pada Pilpres 2024.

"Belum tentu yang elektabilitasnya tinggi itu diajukan oleh partai atau gabungan partai, kalau mereka enggak mau gimana? Oleh sebab itu, sekali lagi, ojo kesusu, tidak usah tergesa gesa," kata Jokowi di acara Rapimnas Bravo Lima, Jumat (26/8/2022).

Ia menegaskan, Undang-Undang Dasar 1945 mengatur bahwa calon presiden harus diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik.

Artinya, kata Jokowi, para relawan semestinya tidak menjatuhkan dukungan sejak dini.

"Misalnya kita dukung Pak Fachrul Razi, misalnya. Pertanyaan saya, yang nengajukan partai apa? Mengajukan pak Luhut, pertanyaan saya, partainya apa yang mengajukan?" ujar dia.

Sebelumnya, dalam berbagai kesempatan bertemu relawan pendukungnya, Jokowi kerap mengingatkan agar mereka tidak terburu-buru menentukan dukungan pada Pilpres 2024 mendatang.

Terkini, saat bertemu relawan Sapulidi di Surabaya, Minggu (21/8/2022) lalu, Jokowi kembali berpesan agar mereka tidak tergesa-gesa.

Mantan Wali Kota Solo ini menceritakan, banyak yang bertanya kepadanya mengenai sosok yang bakal didukungnya pada Pilpres 2024.

"Pak, niki dukung sinten nggih, Pak (Pak ini dukung siapa ya, Pak?)," ujar Jokowi.

Pertanyaan itu kemudian dijawab Jokowi dengan meminta relawan untuk tidak tergesa-gesa menentukan pilihan.

"Jangan terburu-buru, jangan tergesa-gesa. Ojo nganti keliru (jangan sampai salah)," ucapnya.

Oleh karena itu, Jokowi berpesan agar relawannya rileks soal politik.

"Santai-santai mawon (saja) urusan politik," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Presiden Jokowi #Pilpres 2024

Berita Populer