Hikmah
Hikmah

Rabu, 24 Agustus 2022 11:03

Teror Anak Panah Di Makassar, Korban Tak Ditanggung BPJS

Teror Anak Panah Di Makassar, Korban Tak Ditanggung BPJS

Mereka diduga geng motor yang melakukan penyerangan menggunakan samurai dan anak panah.

MAKASSAR, BUKAMATA - Teror anak panah atau yang populer disebut 'busur' di Makassar kembali terjadi. Hari ini, Rabu (24/8/2022) dua pemuda dilarikan ke rumah sakit Polri Bhayangkara pasca menjadi korban pembusuran, subuh. 

Dua anak panah masing-masing tertancal di pinggang dan bahu korban, Akmal (17) dan Yusran (20). 

Tersangka diketahui berjumlah empat orang yang berboncengan motor. Mereka menyasar sejumlah pemuda yang tengah duduk santai di pinggir jalan di bilangan jalan Pettarani. 

Mereka diduga geng motor yang melakukan penyerangan menggunakan samurai dan anak panah. Korban bahkan nyaris terkena tebasan namun korban menghindar dan berhasil kabur. 

Pelaku Masih Buron

Peristiwa yang terjadi di wilayah hukum Polres Panakkukang ini masih ditangani oleh pihak kepolisian. 

Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan dan pengejaran pelaku teror busur. 

Pihak kepolisian juga mengaku belum belum bisa memberikan keterangan hingga para pelaku tertangkap. 

Korban Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Nasib malang korban belum berkahir sampai disitu. Tindakan medis atas kejadian yang menimpa korban ternyata tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Karena keterbatasan ekonomi kedua korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Daya Makassar untuk penanganan lebih lanjut. Pasalnya biaya operasi di RS ini dapat sedikit lebih murah. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Teror anak panah #Korban pembusuran #geng motor

Berita Populer