TAKALAR, BUKAMATA - Wakil Bupati Takalar, Achmad Se're, mendeklarasikan netralitas ASN dalam Sosialisasi Pengawasan Netralitas ASN, TNI dan Polri, yang digelar Bawaslu Takalar, di Hotel Grand Kalampa, Kamis, 11 Agustus 2022.
Dalam sosialisasi, orang nomor dua di Takalar tersebut menyebut bahwa netralitas ASN merupakan harga mati dalam kontestasi politik di Indonesia.
Seorang aparatur sipil negara tidak boleh memihak satu calon yang maju dalam pemilihan, baik itu legislatif maupun pemilihan kepala daerah.
"Kami mengapresiasi Bawaslu Takalar yang terus aktif menggaungkan netralitas ASN, TNI dan Polri dalam pemilihan, baik itu pemilihan kepala daerah, maupun pemilihan legislatif. Karena pada prinsipnya ASN harus netral, tidak boleh memihak terhadap salah satu calon. Kita harus mengubah mindset kita, untuk kemajuan masa depan bangsa," ujarnya.
Sementara, Ketua Bawaslu Takalar, Ibrahim Salim, menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan dengan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).
"Kami berharap agar terlaksananya kegiatan ini, kedepannya tidak ada lagi ASN, TNI dan Polri yang terlibat di politik praktis. Sebab, kapan terlibat dalam politik praktis, maka kami akan memanggil untuk melakukan klarifikasi," tegas Ibrahim Salim.
Ibrahim Salim juga menyampaikan bahwa capaian kinerja selama ini yang dilakukan di Bawaslu Takalar untuk pencegahan politik praktis, seperti telah melakukan MoU dengan Kemenag Takalar, serta Cabang Dinas Pendidikan SMAN/SMKN di Takalar.
Turut hadir dalam deklarasi ini, Kapolres Takalar AKBP Gotham Hidayat, Ketua KPU Takalar Muhammad Darwis, Kasdim 1426/Takalar, Kepala Inspektorat, Kadisduk Capil Takalar, serta sejumlah ASN, Anggota TNI dan Polri. (*)
BERITA TERKAIT
-
Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Takalar Perkuat Komitmen Wujudkan Kabupaten Ramah Anak
-
Panen Raya Tebu Bersama Presiden, Gubernur Sulsel Apresiasi Peran TNI Wujudkan Swasembada Pangan
-
Bupati Daeng Manye Resmikan MPLS Sekolah Rakyat, Pendidikan Disebut Investasi Putus Rantai Kemiskinan
-
Genjot Pariwisata Jadi Mesin Ekonomi, Pemkab Takalar Satukan Komitmen Percepat Pengembangan Tujuh Destinasi Unggulan
-
Dihantam Pemotongan Anggaran Rp210 Miliar, Bupati Takalar: Kita Tidak Bisa Hanya Menunggu Pusat