Laga Panas di BJ Habibie Pare-pare: Persib Menang, Suporter PSM Meradang
17 Mei 2026 23:52
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, beberapa program yang dijalankan BUMN berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
BUKAMATA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, beberapa program yang dijalankan BUMN berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menurut Erick program tersebut berdampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.
“Program BUMN hadir menjadi penggerak ekonomi desa yang akan berdampak signifikan terhadap kelangsungan energi di daerah sekaligus penyerapan tenaga kerja, terutama oleh pengusaha menengah dan pengusaha daerah,” kata Erick dalam siaran persnya, Senin (8/8/2022).
Mantan Presiden Inter Milan tersebut mengungkapkan, pertumbuhan positif ini juga berpotensi menggairahkan sektor riil Indonesia di tengah kondisi perekonomian global yang masih penuh tekanan.
"Proyek dan program BUMN yang hadir di tengah pandemi mempunyai dampak positif dalam menjaga daya beli dan meningkatkan aktivitas belanja masyarakat. Hasilnya konsumsi rumah tangga terus meningkat dari -5,52 persen yoy di kuartal II 2020 menjadi 5,51 persen YoY pada kuartal II 2022," ujar dia.
Erick menyampaikan BUMN juga turut berkontribusi untuk mencapai target inklusi keuangan nasional sebesar 90 persen pada tahun 2024 melalui Pendirian Holding Ultra Mikro (UMi). Kontribusi Holding UMi untuk mencapai target tersebut adalah sebesar 70 persen.
Erick menerangkan, pada awal pendirian Holding UMi, dengan optimalisasi nasabah kelolaan PNM - Pegadaian dan potensi 30 juta nasabah yang selama ini belum terlayani, Holding UMi mampu menambah nasabah baru hingga 55 juta nasabah.
"Sehingga nantinya pada tahun 2024, total 121,6 juta nasabah (70 persen inklusi keuangan nasional) akan terlayani oleh Holding UMi," ucap Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) tersebut.
Erick mengatakan, BUMN juga berupaya meningkatkan perekonomian lewat peran penting BUMN di beberapa sektor ekonomi, seperti transportasi dan pergudangan tumbuh 21,27 persen YoY pada kuartal II 2022.
“Peningkatan ini juga merupakan kontribusi dan sukses dari BUMN di klaster logistik, pelonggaran mobilitas dan daya beli yang terjaga mendorong akselerasi konsumsi masyarakat dan aktivitas produksi,” lanjutnya.
Menurut dia, mobilitas masyarakat sepanjang kuartal II 2022 meningkat pesat utamanya didorong oleh pelonggaran syarat perjalanan serta momen hari raya Idul Fitri dimana jumlah penumpang di seluruh moda transportasi mengalami peningkatan.
Tercatat sepanjang Januari-Juni 2022, pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 18,15 juta orang atau naik hampir 100 persen dibandingkan dengan tahun lalu sebanyak 9,1 juta orang.
“Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan sektor transportasi dan pergudangan adalah suksesnya Kementerian BUMN dalam melaksanakan program Mudik Bersama. BUMN dipastikan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat untuk menjaga kelancaran perjalanan," ucap Erick.
17 Mei 2026 23:52
17 Mei 2026 21:51