BUKAMATA - Perseteruan antara China dan Taiwan kian memanas. Bahkan beberapa sumber menyebutkan, Kelompok pesawat China mulai melewati garis median di selat Taiwan.
"Beberapa kelompok pesawat dan kapal Komunis [China] melakukan aktivitas di sekitar Selat Taiwan, sejumlah di antaranya melewati garis median," dikutip dari reuters via CNN Indonesia.
Kementerian Pertahanan Taiwan mengklaim pesawat dan kapal China telah memulai latihan simulasi serangan terhadap pulau utama Taiwan pada Sabtu (6/8/2022) pagi.
Merespons tindakan itu, militer Taiwan memberikan peringatan, pun mengerahkan pasukan patroli pengintai udara, kapal angkatan laut, dan menyiapkan rudal berbasis pantai.
Pemerintah Beijing sendiri sempat merilis sebuah video seorang pilot angkatan udara yang tengah merekam pantai dan gunung di Taiwan dari kokpitnya, sebagai cara menunjukkan seberapa dekat pasukan China dari pinggir pantai Taiwan.
Tak hanya itu, beberapa analis mengatakan latihan militer China tersebut bertujuan untuk melatih blokade dan invasi ke Taiwan, dikutip dari AFP.
"Hubungan [Taiwan-China] sangat buruk saat ini," kata seorang pakar China dari German Marshall Fund, Bonnie Glaser.
"Kita tidak tahu apalagi yang akan mereka lakukan. Kita juga tidak tahu apakah hal ini hanya sementara," lanjutnya.
Sementara itu, mantan analis CIA Asia, John Culver, mengatakan tujuan utama latihan militer Beijing kali ini adalah untuk mengubah status quo.