Hikmah
Hikmah

Kamis, 04 Agustus 2022 16:37

Pasukan militer China menggelar latihan menembak di perairan Taiwan pada Sabtu (30/7) di lepas pulau Pingtan di Provinsi Fujian. (AFP/SAM YEH)
Pasukan militer China menggelar latihan menembak di perairan Taiwan pada Sabtu (30/7) di lepas pulau Pingtan di Provinsi Fujian. (AFP/SAM YEH)

Latihan Militer, China "Kepung" Taiwan dan Tembakkan Rudal

Pada Kamis tengah hari, kapal-kapal militer dari kedua belah pihak tetap berada di daerah itu dan dalam jarak dekat.

BUKAMATA - Hubungan antara China dan Taiwan terus memanas. China bahkan memberikan respon agresif terhadap kedatangan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan dengan meningkatkan skala latihan Militer China.

Pasca pengumuman latihan skala besar yang "belum pernah terhadi sebelumnya", selama latihan, Militer China dilaporkan melakukan beberapa serangan singkat dari garis tengah yang membagi Selat Taiwan mulai Rabu (3/8/2022) malam dan berlanjut hingga Kamis (4/8/2022) pagi, menurut sebuah sumber dari Taiwan.

Dikutip dari Reuters via CNBCIndonesia, sekitar 10 kapal angkatan laut China secara singkat melintasi garis median sebelum mereka diusir oleh kapal angkatan laut Taiwan, menurut sumber yang menolak disebutkan namanya karena sensitivitas masalah tersebut.

Pada Kamis tengah hari, kapal-kapal militer dari kedua belah pihak tetap berada di daerah itu dan dalam jarak dekat.

"Mereka menyelinap masuk, dan diusir oleh kami," kata sumber Taiwan itu kepada Reuters.

Sementara itu, beberapa pesawat angkatan udara China secara singkat melintasi garis median beberapa kali pada Kamis pagi. Ini memaksa Taiwan untuk mengerahkan jet dan mengerahkan sistem rudal untuk melacak pergerakan mereka.

"Mereka terbang masuk dan kemudian terbang keluar, lagi dan lagi. Mereka terus mengganggu kami dan meningkatkan tekanan pertahanan udara kami," tambahnya.

Mengutip The Guardian, Taiwan juga mengatakan setidaknya dua rudal diluncurkan oleh China di dekat pulau Matsu Taiwan, yang terletak di lepas pantai China, sekitar pukul 2 siang waktu setempat. Mereka terlihat menuju ke arah zona latihan #2 dan #3 yang sebelumnya diumumkan oleh China

Hal yang sama juga dilaporkan AFP, di mana tentara China meluncurkan proyektil ke Selat Taiwan pada Kamis.

Wartawan AFP melaporkan melihat beberapa proyektil kecil ditembakkan dari dekat instalasi militer terdekat terbang ke langit diikuti oleh gumpalan asap putih dan suara ledakan keras sekitar pukul 13.13 siang waktu setempat.

Militer China mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah melakukan penembakan peluru tajam jarak jauh ke daerah-daerah tertentu di Selat Taiwan timur.

"Serangan presisi dilakukan di area tertentu di Selat Taiwan timur dan hasil yang diharapkan tercapai," kata Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dalam sebuah pernyataan.

China saat ini sedang melakukan beberapa latihan militer terbesar. Ditetapkan untuk berlangsung hingga Minggu, latihan akan berlangsung di beberapa zona di sekitar Taiwan, di beberapa titik hanya dalam jarak 20 kilometer (12 mil) dari pantai.

Di kantor berita Beijing dilaporkan kalau salah satu operasi yang akan dilakukan PLA adalah "blokade bersama terhadap Taiwan". Sebuah sumber militer China juga mengatakan bahwa latihan itu akan dilakukan "sebagai persiapan untuk pertempuran yang sebenarnya".

"Jika pasukan Taiwan melakukan kontak dengan PLA dengan sengaja dan secara tidak sengaja menembakkan senjata, PLA akan mengambil tindakan tegas," kata sumber itu.

"Semua konsekuensinya akan ditanggung oleh pihak Taiwan," tambahnya.

Taiwan sendiri mengutuk langkah tersebut. Pemerintahan Presiden Tsai Ing Wen memperingatkan China mengancam keamanan kawasan Asia Timur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#China vs taiwan #Militer china

Berita Populer