Hikmah
Hikmah

Rabu, 03 Agustus 2022 17:39

Dandan Bak Ratu, Penampilan Jemaah Haji Asal Sulsel  Pukau Ketua DWP Kemenag Sulsel

Dandan Bak Ratu, Penampilan Jemaah Haji Asal Sulsel Pukau Ketua DWP Kemenag Sulsel

Kendati tampilan glamour dengan busana blink-blink ketika tiba di Asrama Haji, Heni menyebut itu tidak masalah. Sepanjang tidak mengabaikan nilai-nilai kesopanan dan tidak menyalahi syariah agama.

MAKASSAR,BUKAMATA - Ratusan jemaah haji tiba dari Tanah Suci Makkah, Kamis (28/7/2022) malam. Sebagian di antarannya adalah Jemaah Haji asal Sulawesi Selatan. 

Budaya berdandan ala 'Ajjia' , jemaah haji asal Sulsel selalu menarik perhatian masyarakat luas tiap tahunnya. 

Berdandan bak ratu dengan pakaian glamour warna warni, tudung kepala berekor, perhiasan mentereng dan minyak wangi merupakan ciri-ciri utama jemaah haji wanita asal Sulsel yang nyentrik. 

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan Heni Suwardani Khaeroni pun ikut terpukau saat melihat langsung penampilan 'Ajji Berua' (Haji Baru) tersebut ketika menghadiri acara penerimaan Jemaah Haji kloter pertama Debarkasi Makassar.

Menyaksikan kepulangan jemaah haji kloter pertama pada pukul 18.00 Wita di Asrama Haji Sudiang Makassar, Heni Suwardani Khaeroni mengaku sangat terkesan dengan antusiasme warga Sulsel.

Termasuk ketika melihat histeria keluarga penjemput dan tampilan busana jemaah haji perempuan yang baru turun dari bus.

"Saya sangat terkesan dengan antusiasme warga Sulsel, khususnya suku Bugis Makassar dalam menunaikan rukun Islam yang kelima ini. Semangat mereka dalam berhaji sulit dicari duanya di Indonesia. Dan tentu ini memberi dampak positif bagi semangat orang-orang Sulsel dalam membuka usaha," tuturnya.

Kendati tampilan glamour dengan busana blink-blink ketika tiba di Asrama Haji, Heni menyebut itu tidak masalah. Sepanjang tidak mengabaikan nilai-nilai kesopanan dan tidak menyalahi syariah agama.

"Saya amati ini bagian dari kearifan lokal atau local wisdom orang Sulsel. Bahkan ini sepertinya telah menjadi tradisi. Tentu ini ekspresi kebahagiaan dan kesyukuran mereka karena akan bersua kembali dengan sanak saudaranya yang ditinggalkan sebulan lebih," sambung Heni.

Ketua DWP ini berharap para jemaah haji dapat tiba dengan selamat di kampung halaman masing-masing dan tetap tawadhu meskipun telah menyandang gelar haji.

"Harapan kita semua, jemaah kloter pertama ini dapat tiba dengan selamat di kampung halaman masing-masing dan jangan jumawa dengan gelar haji yang disandang. Tetap tawadhu, rendah hati. Kembali luruskan niat bahwa kita berhaji adalah untuk ibadah bukan untuk gagah-gagahan," pungkasnya

Kepulangan kloter pertama ini juga tak luput dari perhatian Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare Erna Rasyid Taufan Pawe bersama sejumlah pejabat Pemkot dan Pemkab Makassar, Parepare, dan Soppeng.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Jemaah haji Sulsel #Penampilan jemaah haji sulsel

Berita Populer