Hikmah
Hikmah

Rabu, 27 Juli 2022 18:03

DPRD Makassar Paparkan Hasil Reses Kedua, Ini Kesimpulannya

DPRD Makassar Paparkan Hasil Reses Kedua, Ini Kesimpulannya

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo, didampingi Wakil Ketua DPRD, Adi Rasyid Ali, Andi Suhada Sappaile dan Andi Nurhaldin Halid.

MAKASSAR,BUKAMATA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menyampaikan hasil reses kedua masa sidang kedua tahun sidang 2021/2022. Hasil reses tersebut disampaikan dalam rapat paripurna di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Makassar, Jl AP Pettarani, Rabu (27/7/2022).

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo, didampingi Wakil Ketua DPRD, Adi Rasyid Ali, Andi Suhada Sappaile dan Andi Nurhaldin Halid.

Untuk Dapil I terdiri dari Kecamatan Makassar, Rappocini dan Ujung Pandang dibacakan oleh Muchlis Misbah. Legislator dari Dapil I mengimbau kepada Pemerintah Kota Makassar untuk saling bersinergi.

Yakni menyelesaikan masalah dan kendala yang saat ini yang belum terealisasi terkait pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan. Begitu juga dengan drainase, sedimentasi saluran drainase, bangunan terpadu, fasum-fasos, ruang terbuka hijau (RTH).

"Juga terkait utilitas air bersih, MCK, persampahan, pelayanan publik, kader Posyandu, pendidikan dan kesehatan agar ditingkatkan," ucap Muchlis Misbah.

Kedua, Pemkot diharapkan memberi hasil kerja yang berkualitas. Juga lebih meningkatkan produktivitas di dalam memberikan rasa kepuasan terhadap masyarakat terkait permasalahan yang selalu dikeluhkan.

Untuk Dapil 2 dibacakan oleh Sahruddin Said dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Terdiri dari Kecamatan Bontoala, Kepulauan Sangkarrang, Tallo, Ujung Tanah, dan Tallo.

Ada beberapa aspirasi masyarakat yang dihimpun, utamanya soal infrastruktur. Pemkot juga diharapkan memprioritaskan penyaluran pemberian bantuan sosial hingga fasilitas pengembangan usaha kepada pelaku usaha UMKM yang terdampak pandemi Covid-19.

"Kami berharap kepada Pemkot untuk melakukan analisa dan penilaian terkait masukan dari masyarakat yang tertuang dalam laporan hasil reses," tuturnya.

Sementara itu, hasil reses anggota dewan yang ada di Dapil III (Biringkanaya Tamalanrea) dibacakan oleh Syamsuddin Raga. Beberapa aspirasi dari warga yang dihimpun antara lain memberikan hasil kerja yang berkualitas serta lebih meningkatkan produktivitas.

Pemkot harus berupaya melakukan analisa dan penilaian terkait masukan-masukan dari masyarakat yang tertuang dalam laporan hasil reses. Sehingga dapat menjadi rekomendasi dan ditindaklanjuti mengenal hal-hal yang sifatnya betul-betul mendesak.

"Persoalan infrastruktur juga tetap menjadi aspirasi masyarakat. Warga di Dapil III juga menginginkan adanya pembangunan Infrastruktur dan Air Bersih (PDAM)," kata Syamsuddin Raga.

Selanjutnya, hasil reses di Dapil IV dibacakan oleh Imam Muzakkar. Kata Imam, Kecamatan Panakukang dan Manggala sebagai pintu gerbang Kota Makassar mengalami dinamika dan problematika kehidupan yang pesat.

Misalnya pada aspek peningkatan pertumbuhan, jumlah penduduk dan pemukiman yang layak dan strategis. Sehingga dalam setiap pelaksanaannya dapat ditemukan identifikasi masalah yang berbeda dan progres yang terukur, baik secara kuantitatif maupun kualitatif.

"Pelaksanaan reses ini dapat memposisikan dirinya secara proporsional dan profesional untuk menjalankan peran-peran strategisnya sehingga tujuan pelaksanaan Reses itu dapat tercapai," tuturnya.

Beberapa poin yang diusulkan antara lain mobil pengangkut sampah yang kurang aktif, dan pembayaran retribusi sampah. Kemudian adanya perhatian khusus terhadap pendataan ulang PKH yang kurang merata terhadap warga yang kurang mampu.

"Diperlukan perhatian lebih dari pemerintah untuk daerah Kecamatan Manggala terkait perluasan jalanan dan perbaikan jalanan, salah satu contoh jalan depan pasar Antang," paparnya.

Terkahir dapil V terdiri dari Mamajang, Mariso, Tamalate, juga menyampaikan beberapa poin penting dari hasil reses anggota dewan. Hasil reses di Dapil V dibacakan oleh Yeni Rahman, Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Beberapa poin yang diusulkan antara lain mobil pengangkut sampah yang kurang aktif, dan pembayaran retribusi sampah. Kemudian adanya perhatian khusus terhadap pendataan ulang PKH yang kurang merata terhadap warga yang kurang mampu.

"Diperlukan perhatian lebih dari pemerintah untuk daerah Kecamatan Manggala terkait perluasan jalanan dan perbaikan jalanan, salah satu contoh jalan depan pasar Antang," paparnya.

Salah satu yang disinggung terkait perlunya sarana dan prasarana olahraga atau kesenian bagi pemuda.Juga pentingnya pemberdayaan ibu-ibu untuk peningkatan ekonomi keluarga.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi menyampaikan, dari berbagai permasalahan tersebut, Pemkot Makassar sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

"Sehingga hasil kunjungan anggota DPRD Makassar akan saling bertukar pikiran dalam mempercepat pelaksanaan pembangunan di Makassar," pungkasnyA

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.