Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Pemerintah Arab Saudi memberikan bantuan senilai 20 miliar riyal atau setara Rp 82 triliun kepada warganya. Bantuan ini untuk mengurangi dampak inflasi di negara itu.
BUKAMATA - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi bergerak cepat menanggapi inflasi yang terjadi di negara tersebut.
Indeks harga konsumen terbaru negara itu menunjukkan kenaikan tahunan sebesar 2,2% di bulan Mei 2022. Angka tersebut masih jauh lebih baik dibandingkan negara-negara lain yang terancam mengalami staglasi.
Namun demikian, kenaikan IHK pada sekor makanan melambung hingga 4,2% dan 4% untuk transportasi membuat negara Pemerintah negara penghasil minyak ini menggelontorkan bantuan tunai langsung untuk mendongkrak daya beli masyarakat.
Pemerintah Arab Saudi memberikan bantuan senilai 20 miliar riyal atau setara Rp 82 triliun kepada warganya. Bantuan ini untuk mengurangi dampak inflasi di negara itu.
Dalam rilis media resmi pemerintah Saudi Press Agency, bantuan itu akan langsung dikirimkan melalui transfer tunai langsung kepada penerima jaminan sosial.
"Perintah kerajaan yang murah hati menyatakan telah menyetujui alokasi dukungan keuangan dalam jumlah 20 miliar riyal untuk menghadapi dampak kenaikan harga secara global," lapor media itu dikutip AFP, Selasa (5/7/2022).
Sebelumnya pada hari Senin, Putra Mahkota Mohammed bin Salman menyerukan agar para warga yang terdampak perlu diperhatikan terkait nasibnya dalam memperoleh bahan-bahan pokok.
"Putra Mahkota Mohammed bin Salman menekankan perlunya memperhitungkan warga yang paling membutuhkan dalam menghadapi perkembangan internasional yang mengakibatkan meningkatnya biaya beberapa kebutuhan dasar", kata laporan SPA terpisah.
Sebelumnya, media sosial yang dikontrol ketat kerajaan telah menampilkan keluhan yang lebih sering tentang kenaikan harga dalam beberapa pekan terakhir. Ini termasuk tagar Twitter yang menyerukan boikot telur dan perusahaan susu terkenal.
Di sisi lain, meski banyaknya keluhan soal inflasi, Ekonomi Arab Saudi secara umum berkinerja baik tahun ini. Ini terutama sejak serangan Rusia ke Ukraina yang mengerek harga energi.
Dana Moneter Internasional atau IMF menyebutkan bahwa PDB diperkirakan akan tumbuh sebesar 7,6% pada tahun 2022.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33