Enam orang Anggota Khilafatul Muslimin Bontoala Nyatakan Kembali ke NKRI
Di Kecamatan Bontoala, 6 orang anggotanya menyatakan kembali ke NKRI dan disaksikan langsung oleh Camat Bontoala, Arman, jajaran kepolisian, tokoh agama dan Densus 88.
MAKASSAR, BUKAMATA - Sebanyak enam orang anggota kelompok Khilafatul Muslimin Wilayah Bontoala menyatakan mundur dari organisasinya, Selasa (28/06/2022).

Organisasi ini yang diduga terafiliasi jaringan terorisme. Sebagian besar pengurus dan anggota organisasi ini mendeklarasikan pengunduran diri dan membubarkan kelompoknya.
Di Kecamatan Bontoala, 6 orang anggotanya menyatakan kembali ke NKRI dan disaksikan langsung oleh Camat Bontoala, Arman, jajaran kepolisian, tokoh agama dan Densus 88.
Sebelumnya, Bakri Luke, salah satu pemimpin kelompok Khilafatul Muslimin di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berikrar setia ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Keinginannya untuk menyatakan ikrar setia itu setelah berdialog dengan Pemerintah Kota Makassar, TNI, dan Polri. Bakri menyatakan kesediannya kembali ke NKRI dan tidak lagi tunduk pada ajaran Khilafatul Muslimin.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan bahwa ide khilafah yang diusung oleh kelompok Khilafatul Muslimin telah menyimpang dari sistem bernegara yang telah disepakati di Indonesia.
Dia mengatakan kelompok yang mengusung khilafah di Indonesia menyalahi kesepakatan struktural yang telah dibuat oleh para pendiri bangsa terdahulu, yakni membentuk negara berdasarkan Republik dan NKRI.
"Bahwa negara kita itu negara Republik dan NKRI itu sudah final," kata Ma'ruf.
Adapun kepolisian telah menangkap sejumlah anggota Khilafatul Muslimin di pelbagai daerah belakangan ini.
Dalam pengembangan kasus, polisi menemukan sekolah terafiliasi Khilafatul Muslimin. Sekolah-sekolah itu, klaim polisi, mengajarkan bahwa ideologi khilafah bisa menggantikan Pancasila.
News Feed
Berita Populer
04 Mei 2026 10:55
04 Mei 2026 10:35
