GOWA, BUKAMATA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meninjau perkembangan lahan jagung uji coba dua tongkol di Desa Botonompo, Kabupaten Gowa, Sulsel. Mentan melihat langsung varietas jagung yang tadinya tumbuh satu tongkol kini menjadi dua tongkol.
"Saya lihat perkembangannya cukup bagus, tapi saya kira ini perlu intervensi dengan teknologi. Itu yang harus kita dilakukan," ujar Mentan.
Menurut Mentan, saat ini ada sekitar 1.000 hektare lahan jagung yang sudah dijadikan percontohan di Kabupaten Gowa. Diharapkan, lahan tersebut mampu meningkatkan produksi jagung dari pintu gerbang Indonesia Timur.
"Sampaikan ke petani ada yang saya buatkan percontohan 1.000 hektare lebih di Kabupaten Gowa, kita uji coba, Jadi 20 hari kemudian kita panen. Kita akan percepat sehingga produksinya meningkat," katanya.
Mentan mengatakan, sektor pertanian adalah sektor yang paling strategis sekaligus sektor yang paling menguntungkan karena dapat membuka lapangan kerja dan membantu ekonomi keluarga.
Namun menurutnya, pertanian membutuhkan konsentrasi dan fokus berpikir agar penanaman dapat dilakukan secara maksimal. Termasuk dalam penggunaan teknologi mekanisasi.
"Jadi tidak semua mengharapkan bantuan, kita menggunakan kemampuan berpikir, rekayasa kita seperti apa karena pertanian itu adalah komoditi yang menjanjikan keuntungan bagi semua pihak. Bahkan bisa jadi lapangan kerja dan membackup ekonomi kita. Dan itu menjadi pilihan-pilihan kita kedepan," ujarnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Wakil Bupati Gowa: Selamat Datang Kapolresta yang Baru, dan Terima Kasih Atas Pengabdian AKBP Aldy
-
Awal Tahun Ajaran, Bupati Gowa Sidak SMP Negeri 1 Sungguminasa Pastikan Kualitas Pembelajaran
-
Perda Pertanggungjawaban APBD 2025 Resmi Disahkan, Gowa Pertahankan WTP Ke-14 dan Siap Genjot Kinerja 2026
-
Dorong Produk Lokal Naik Kelas, Pemkab Gowa Fasilitasi Perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual Bagi UMKM
-
Wabup Gowa Resmikan Galeri Mini Dekranasda, Pusat Pembinaan dan Promosi UMKM