BONE, BUKAMATA - Peraih juara pertama pada setiap cabang lomba pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXXII Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan bakal menerima hadiah yang berkali lipat dari pelaksanaan sebelumnya.
Dimana hadiah Rp 30 juta menanti bagi peraih juara 1. Sedangkan, MTQ ke XXXI pada tahun 2020, juara pertama meraih Rp 8 juta.
Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXXII Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, di Stadion La Patau Watampone, di Kabupaten Bone, Jum’at malam, 24 Juni 2022.
“Untuk tahun ini, juara pertama MTQ kita beri Rp 30 juta. Hal itu sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih. Selain itu, nantinya, (juara 1 tingkat Provinsi) akan dikarantina dan dilatih untuk mengikuti MTQ tingkat Nasional,” ungkapnya.
Tak hanya itu, bahkan jika kafilah yang mewakili Sulsel meraih juara, maka akan diberikan hadiah yang lebih besar.
“Tahun ini, jika (kafilah Sulsel) meraih emas di tingkat Nasional maka kita beri uang pembinaan senilai rumah,” bebernya.
Olehnya itu, diharapkan ini memacu semangat kafilah untuk terus berprestasi. “Kita menginginkan target untuk MTQ tingkat Nasional, kita bisa berada pada 5 besar,” pintanya.
Sementara itu, Bupati Bone, A Fahsar M Padjalangi menyampaikan, bahwa dalam MTQ yang dipusatkan di Bone ini diikuti lebih dari 2.400 kafilah dari 24 Kabupaten/Kota. “Terima kasih atas kepercayaan memilih Bone sebagai tuan rumah. Bone kebanjiran tamu. Sekitar 11 ribu orang yang hadir. Bone sebagai tuan rumah bertekad menjadi pelaksana terbaik,” ungkapnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Gedung MULO Disiapkan Jadi Kawah Candradimuka Siswa Berprestasi, Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar Bangun Sekolah Unggulan
-
Antusias Tinggi, 192 Peserta dari Berbagai Daerah Ikuti Seleksi Beasiswa Sekolah Penerbang Pemprov Sulsel
-
Ketua TP PKK Sulsel Ajak Kader Jadi Pelopor Gerakan B2SA dan Stop Boros Pangan
-
Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Sosial dan Rehabilitasi Rumah Korban Kebakaran Jalan Sultan Alauddin III
-
TP PKK Pinrang Dorong Keluarga Tertib Dokumen Kependudukan Lewat Program KISAK