BUKAMATA - Tren pelemahan rupiah terhadap Dollar Amerika ternyata belum berakhir. Pada pembukaan perdagangan pagi ini, menyentuh Rp 14.843 per dolar AS sebelum mempersempit pelemahan. ke Rp 14.827 per dolar AS. Angka tersebut melemah 0,02% ketimbang penutupan perdagangan pekan lalu US$ 14.825 per dolar AS.
Dikutip dari Blomberg via Kontan, Bank Indonesia (BI) mengaku akan mengawasi pergerakan rupiah terhadap dolar AS. Pernyataan Bank Indonesia ini menyusul nilai tukar rupiah yang menyentuh level paling lemah sejak Oktober 2020 atau dalam 20 bulan terakhir.
Pelemahan kurs , selain menimpa indonesia, juga mebayang-bayangi pergerakan mayoritas mata uang Asia. Won memimpin pelemahan 0,45% terhadap the greenback, disusul peso yang melemah 0,44% dan baht yang melemah 0,17%.
Sementara indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia melemah ke 104,58. Akhir pekan lalu, indeks dolar ditutup pada 104,70.
BERITA TERKAIT
-
Nilai Tukar Rupiah Diperkirakan Melemah Lagi Hari Ini
-
Pemerintah Patok Nilai Tukar Rupiah di Kisaran Rp16.500 pada 2026
-
Rupiah Anjlok di Pasar Luar Negeri, Nilai Tukar Dolar Tembus Rp 17.000
-
Rupiah Bangkit dari Level Terendah Sejak 1998, Merangkak ke Rp16.587
-
Nilai Tukar Rupiah Jadi Rp8.170 di Google, Berikut Fakta Menurut Bank Indonesia