Tiba di Indonesia, Dari Warga hingga Pejabat Mulai Berdatangan ke Gedung Pakuan untuk Melayat Eril
Jenazah Eril sempat diserahterimakan terlebih dahulu dari pemerintah kepada pihak keluarga selama 45 menit.
BUKAMATA - Jenazah Emmeril Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril telah tiba di Indonesia pada Minggu (12/6). Eril tiba sekitar pukul 15.30 WIB di Bandara Soekarno-Hatta.
Jenazah Eril sempat diserahterimakan terlebih dahulu dari pemerintah kepada pihak keluarga selama 45 menit. Prosesi serah terima jenazah dilaksanakan tertutup.
Setelah rangkaian serah terima selesai, jenazah Eril langsung dibawa menuju Gedung Pakuan, Bandung, menggunakan jalur darat.
Terlihat para pejabat mulai berdatangan ke Gedung Pakuan. Beberapa di antaranya Kapolda Jabar Irjen Suntana hingga Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum.
Mereka datang untuk melayat jenazah Eril dan menyampaikan ucapan duka kepada keluarga.
Selain penjabat, Gedung Pakuan juga dipenuhi oleh warga yang ingin ikut melayat. Karangan bunga juga memenuhi halaman Gedung Pakuan.
Salah satu warga yang rela menunggu kedatangan Eril sejak siang yakni, Imas. Perempuan berusia lima puluh tahun dariGarut, Jawa Barat itu mengatakan, Eril merupakan sosok anak baik yang dinilai patuh kepada orang tua. Meski memang, tidak mengenal secara langsung putra sulung dari Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil tersebut.
“Sangat sedih benar. Benar itu anak ajaib, lebih-lebih dari pejabat. Padahal saya bukan sebagai siapa-siapa juga, tapi tetap sedih” kata Imas di depan Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat, Minggu (12/6).
Dia meyakini, Eril yang meninggal karena tenggelam di Sungai Aare, Swiss, Kamis (26/5) lalu, didoakan untuk masuk surga. Imas yang mempunyai tiga orang anak ini mengaku, sangat mengetahui bagaimana perasaan orang tua saat kehilangan anaknya.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
