TAKALAR, BUKAMATA - Ketua Badan Narkotika Nasional (BNK) Kabupaten Takalar, Achmad Se're bersama Kajari Takalar, Salahuddin membahas rencana pembangunan Bale Restorative Justice (RJ) rehabilitasi narkotika, Rabu (8/6/2022).
Rapat yang berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Takalar tersebut membahas pembangunan Bale (RJ) untuk menampung para pelaku penyalahgunaan narkotika yang akan direhabilitasi.
Para korban penyalahgunaan narkotika akan menjalani rehabilitasi dengan pendekatan restorative justice, sehingga tidak perlu tersangkut kasus hukum.
Sekaitan dengan hal tersebut, Ketua BNK Takalar Achmad Se're mendukung rencana pembangunan bale tersebut dan menyampaikan kalau penanganan narkoba merupakan tanggung jawab bersama.
"Ini adalah langkah yang baik, apalagi ini menyangkut masa depan anak-anak kita sebagai generasi penerus. Kita harus berkolaborasi dengan semua pihak. Dan ini bisa menjadi percotohan di Sulsel," kata Haji De'de sapaan orang nomor dua di Takalar tersebut.
Untuk diketahui, pembangunan Bale RJ Rehabilitasi narkotika berdasarkan surat edaran Kejaksaan Agung RI No B-1461/E/EJP/06/2022 tanggal 2 Juni 2022 perihal pembentukan bale rehabilitasi narkotika.
Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Bappeda Takalar Rahmansyah Lantara, dan Dirut RSUD Takalar dr. Asriadi Ali.
BERITA TERKAIT
-
Daeng Manye Tegas ke ASN Takalar: Jangan Hanya Absen, Disiplin Jadi Kunci Pelayanan Publik
-
Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Takalar Perkuat Komitmen Wujudkan Kabupaten Ramah Anak
-
Panen Raya Tebu Bersama Presiden, Gubernur Sulsel Apresiasi Peran TNI Wujudkan Swasembada Pangan
-
Bupati Daeng Manye Resmikan MPLS Sekolah Rakyat, Pendidikan Disebut Investasi Putus Rantai Kemiskinan
-
Genjot Pariwisata Jadi Mesin Ekonomi, Pemkab Takalar Satukan Komitmen Percepat Pengembangan Tujuh Destinasi Unggulan