Samsul Bahri
Samsul Bahri

Senin, 06 Juni 2022 13:59

Sapi Kurban (Ilustrasi/Net).
Sapi Kurban (Ilustrasi/Net).

Sebanyak 6.684 Ekor Sapi Siap Kurban di Kabupaten Gowa

Untuk Hari Raya Kurban tahun 2022 ini, sekitar 6.684 ekor sapi dan 879 ekor kambing di Kabupaten Gowa sudah siap potong nantinya.

GOWA, BUKAMATA - Jelang Hari Raya Idul Adha 2022, Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Gowa telah melakukan pendataan hewan ternak sapi dan kambing yang layak kurban.

Selain pendataan, pihak Dinas Peternakan juga lakukan pemeriksaan kesehatan gigi, kuku, mata dan mulut. Termasuk upaya Disnak melakukan perlindungan kesehatan ternak dari penyakit-penyakit hewan berupa PMK (penyakit mulut dan kuku) serta jenis penyakit lainnya seperti antraks.

"Beberapa pekan lalu kami sudah melakukan sosialisasi tentang PMK dan penyuluhan kepada para peternak untuk tetap menjaga kesehatan ternaknya khususnya yang akan dijadikan hewan kurban. Jadi kami sudah mengunjungi semua peternak baik peternak yang skala besar maupun kecil di seluruh desa di kecamatan-kecamatan. Hal ini kita lakukan agar ada upaya para peternak untuk menjaga kesehatan ternaknya yang siap dijual ke masyarakat. Selain pemeriksaan kesehatan kita juga ingatkan para peternak untuk rutin memberikan vitamin ke ternak-ternaknya selain mengoptimalkan pembersihan area kandang dan fisik ternak sendiri," jelas Kadis Peternakan dan Perkebunan Gowa Suhriati, Senin (6/6/2022).

Untuk Hari Raya Kurban tahun 2022 ini, tambahnya, sekitar 6.684 ekor sapi dan 879 ekor kambing di Kabupaten Gowa sudah siap potong nantinya. Jumlah stok sapi dan kambing siap kurban ini bertambah dibanding jumlah stok tahun 2021 lalu.

"Stok sapi kita untuk kurban tahun ini 6.684 ekor sapi dan kambing 879 ekor. Jumlah stok ini lebih banyak dibanding tahun sebelumnya yang hanya 6.277 ekor sapi dan kambing cuma 789 ekor. Jadi ada kenaikan stok 6,43 persen untuk sapi dan kambing 6,33 persen. Untuk keseluruhan populasi sapi di Gowa kami mencatat sekira 14.000 ekor tersebar di 18 kecamatan. Belasan ribu ekor sapi ini ada yang diternakkan secara berkelompok ada juga perorangan. Kalau jumlah peternak yang menjadi binaan Disnakbun ada 14 orang peternak," jelas Suhriati.

Terkait dengan persiapan kurban ini, Suhriati pun mengimbau masyarakat muslim yang hendak melaksanakan kurban agar membeli hewan kurban di tempat resmi yang telah diakui pemerintah atau terhadap sapi atau kambing yang terjaga kesehatannya.

"Kami imbau masyarakat yang mau melakukan kurban agar membeli hewan kurban pada pedagang resmi maupun pada peternak yang sudah legal dalam penjualan. Artinya, sapi ternak dan kambingnya sudah terdata resmi di Disnak agar terjamin dari kesehatannya, " kata Suhriati.

Salah satu peternak sapi di Sungguminasa bernama Dg Emba memiliki ternak sapi siap potong di kandang pelataran rumahnya sebanyak 30 ekor. Selain di rumahnya, Dg Emba juga punya penangkaran sapi di luar kota dengan jumlah ternak sebanyak 200 ekor sapi lokal.

Jelang Hari Raya Kurban ini, Dg Emba mengatakan, pihaknya pun telah berupaya menjaga kesehatan sapinya agar terhindar dari PMK dan penyakit hewan lainnya.

"Kami rutin membersihkan kandang dan memberi asupan vitamin pada ternak sambil berkoordinasi dengan pihak Disnakbun khususnya dokter hewan Widodo agar kesehatan sapi-sapi kami terpantau," kata Dg Emba.

Dikatakan Dg Emba, sapi miliknya dipatok harga maksimal Rp30 juta untuk berat badan 400 Kg (porsi daging 250 Kg). Harga terendah Rp14 juta dengan porsi daging 80 Kg. Harga ini sudah standar dan jenis sapi lokal berkualitas.

Terpisah dokter hewan Disnakbun Gowa drh Widodo mengatakan, sejauh ini ternak sapi dan kambing siap kurban tergolong sehat. Meski PMK merebak di pulau Jawa dan pulau besar lainnya, namun drh Widodo mengklaim di Gowa masih aman dari PMK tersebut.

"Kami sudah memeriksa ribuan sapi dan kambing di Gowa dan alhamdulillah kami belum dapati adanya indikasi penyakit menyerang. Semoga semua ternak dalam kondisi sehat. Kami telah turun memeriksa sapi-sapi baik kesehatan gigi lendir di hidung, kondisi dubur dan kuku, mata sapi harus terlihat cemerlang," kata Widodo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Stok sapi aman #Hewan Kurban #Kabupaten Gowa #Pemkab Gowa

Berita Populer