Gelar Aksi Mayday di Patung Kuda, Massa Buruh Lantang Teriakkan Jokowi-MA Gagal!
massa buruh membawa sejumlah tuntutan, cabut omnibus law UU Cipta Kerja, tolak revisi UU Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (PPP), dan turunkan harga bahan pokok dan BBM.
BUKAMATA - Massa buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day, Sabtu (21/5/2022). Aksi digelar di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Massa mulai mendatangi lokasi aksi pada pukul 13.28 WIB. Massa yang datang tampak memakai atribut seragam yaitu kaus merah dan kain penutup kepala berwarna kuning.
Massa berbaris teratur di depan barikade dan kawat duri yang dipasang aparat kepolisian. Mereka memilih menggelar aksi unjuk rasa pada hari ini bertepatan dengan lengsernya Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998.
Dalam aksinya, massa mulai meneriakkan rezim Jokowi Ma’ruf Amin gagal. Itu lantaran banyak kebijakan pemerintah dinilai tidak pro terhadap rakyat Indonesia.
“Jokowi-MA? Gagal, Gagal, Gagal,” teriak orator dari atas mobil komando.Dikutip RMOL.id
Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat buruh Indonesia (KASBI), Nining Elitos, mengatakan massa buruh membawa sejumlah tuntutan, cabut omnibus law UU Cipta Kerja, tolak revisi UU Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (PPP), dan turunkan harga bahan pokok dan BBM.
"[Termasuk] tolak penundaan pemilu dan perpanjangan jabatan presiden, hentikan represif terhadap gerakan rakyat, dan tangkap adili penjarakan dan sita aset para koruptor," kata Nining.
Aparat kepolisian menyiagakan 5.750 personel gabungan untuk mengamankan aksi demontrasi ini. Menurut rencana awal, aksi digelar di dua titik yaitu kawasan Gedung MPR/DPR dan Patung Kuda, Jakarta Pusat.
"Saat ini personel yang kita turunkan sebanyak 5.750 personel, kita bagi di dua titik untuk mengantisipasi," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin kepada wartawan di kawasan Monas, Jakarta Pusat.
Selain KASBI, aksi May Day hari ini juga diikuti Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Sentral Gerakan Buruh Nasional (SGBN), dan Konfederasi Serikat Nasional (KSN).
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
