Wiwi
Wiwi

Senin, 09 Mei 2022 06:59

Merasa Dirugikan, Ruben Onsu Amuk Turkish Airlines

Merasa Dirugikan, Ruben Onsu Amuk Turkish Airlines

Ruben Onsu menceritakan pengalaman kurang menyenangkan saat ingin kembali ke Jakarta dari Turki menggunakan jasa maskapai penerbangan Turkish Airlines.

BUKAMATARuben Onsu menceritakan pengalaman kurang menyenangkan saat ingin kembali ke Jakarta dari Turki menggunakan jasa maskapai penerbangan Turkish Airlines.

Dilansir Bukamata dari Instagram Storynya, Ruben Onsu menceritakan secara rinci bagaimana dia dan timnya harus tertahan satu hari lagi di Istanbul karena terlambat naik penerbangan ke Jakarta.

Namun itu bukan kesalahannya, melainkan karena delay hingga tiga jam dari penerbangan sebelumnya.

"Hai Guys, oke ini aku ceritain pengalaman yang menurut mengecewakan dan merugikan buat aku pribadi dan tim," ujar Ruben Onsu dilansir, Senin (9/5/2022).

"Jadi seharusnya hari ini aku pulang ke Jakarta dengan flight TK rute Zurich - Jakarta (transit Istanbul) Sabtu, 7 Mei pukul 18:45 waktu Swiss, dan dilanjutkan dengan penerbangan maskapai yang sama menuju Jakarta di tanggal 8 Mei pukul 01:10 waktu Istanbul," lanjut Ruben Onsu.

Dia menjelaskan kalau penerbangannya sempat delay. Padahal waktu transitnya tidak terlalu lama.

"Setelah datang lebih awal, proses check in semua berjalan lancar. Nomor flight TK 1910 18:45 flight awal. Delay pertama 20:45 (waktu Zurich). Delay diperpanjang 21:45 (3 jam)," kata Ruben Onsu.

Lebih lanjut, kata Ruben, kondisi tersebut membuat dirinya mulai khawatir karena transit time untuk flight Istanbul Jakarta hanya kurang dari 3 jam.

"Dan YA, benar kejadian. Kita ketinggalan flight Istanbul - Jakarta yang seharusnya kita naikin."

Dia mengatakan bahwa saat itu boarding pass-nya diganti untuk keesokan harinya.

"Dan begitu kami turun pesawat, petugas TK langsung memberikan boarding pass baru, ternyata boarding pass tersebut adalah boarding pass untuk penerbangan di hari berikutnya. Itu pun kami ketahui setelah kami mengecek tanggal terbangnya ternyata berbeda dengan yang seharusnya," beber Ruben Onsu.

"Di momen ini, TIDAK ADA penjelasan dari pihak TK di bandara Istanbul. Mereka hanya bilang, 'Anda ketinggalan pesawat, dan sudah tidak ada penerbangan berikutnya di hari ini,'"jelas Ruben.

Suami Sarwendah ini pun langsung emosi. Dia menjelaskan bahwa perubahan jadwal ini tidak diinformasikan lebih dulu.

"Bukannya kami terlambat karena pesawat Anda yang delay terbangnya dari Zurich ya? Kok malah kami yang dibilang terlambat? Dan tidak ada pemberitahuan dari pihak maskapai TK kepeda kami maupun travel agent tentang keterlambatan dan perubahan flight ini," lanjutnya dalam ketikan huruf kapital.

Ruben Onsu menekankan bahwa delay tersebut tidak hanya membuat mereka ketinggalan pesawat ke Jakarta, tapi juga membuang-buang waktu karena harus tinggal selama satu hari lagi di Istanbul.

"Pihak maskapai memberikan penggantian delay berupa kamar hotel untuk kami menunggu penerbangan berikutnya. Tapi yang kami harapkan adalah tetap bisa pulang ke Jakarta, karena di hari Senin, saya dan tim sudah ada jadwal dan pekerjaan yang sudah kami rencanakan sebelumnya," ungkap Ruben.

"Jadi poinnya adalah rasa kecewa dari pengalaman buruk yang kami alami, karena banyaknya tanggung jawab pekerjaan yang harus terbengkalai besok karena maskapai yang delay dan tidak ada solusi lain selain menunggu 24 jam," tambahnya.

Sebagai penutup, Ruben Onsu mengutarakan rasa kecewanya terhadap pelayanan maskapai tersebut.

"Demikian penjelasan dari kami, tentang ketidaknyamanan bersama maskapai internasional ini," tutup Ruben Onsu.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Ruben Onsu