MAKASSAR, BUKAMATA - Massa Aksi demontrasi memaksa masuk di depan Kantor DPRD Sulawesi selatan, Jalan Urip Suomharjo Makassar.
Pantauan dilapangan, massa aksi yang tergabung dari mahasiswa se kota makassar ini, memaksa masuk gerbang utama kantor DPRD Sulsel.
Terlihat, mereka berusaha merobohkan pintu gerbang jalan masuk kantor DPRD Sulsel yang tingginya sekitar 6 meter.
Aksi lemparan batu terjadi di depan Kantor DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel). Lemparan batu tersebut merupakan ungkapan kekecewaan mahasiswa terhadap pimpinan DPRD Sulsel yang tidak sesuai keinginan pendemo.
Mahasiswa yang ketemu dengan pimpinan DPRD Sulsel tidak menemukan kesepakatan atas tuntutan yang menolak wacana tiga periode dan menolak kenaikan harga BBM serta bahan pokok.
Setelah pertemuan itu, langsung terjadi pelemparan batu yang berasal dari luar Kantor DPRD Sulsel. Petugas kepolisian yang melakukan penjagaan di dalam kantor DPRD hanya mengimbau mahasiswa untuk tidak melakukan pelemparan.
"Kita ingatkan adek-adek mahasiswa untuk tenang dan menghormati bulan suci Ramadan," kata salah satu polisi lewat pengeras suara, Senin (11/4).
Mahasiswa terus melakukan pelemparan batu ke arah dalam Kantor DPRD Sulsel, meski telah diperingatkan dan imbau petugas. Namun, pihak kepolisian tidak memberikan respon tindakan balasan ke arah mahasiswa.
BERITA TERKAIT
-
"Hak Melekat, Tanggung Jawab Moral Juga", Dokter Fadli Ananda Bagikan Seluruh Gajinya untuk Bantu Pasien di Rumah Sakit
-
Serap Aspirasi Warga Paccellekang Gowa, Lukman B Kady Soroti Fasilitas Sekolah hingga Infrastruktur Desa
-
Gubernur Sulsel Sampaikan Jawaban Ranperda Pertanggunganjawaban APBD 2025, Sejumlah Fraksi DPRD Beri Apresiasi
-
Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Sulsel Layak Disebut Bapak Pembangunan
-
DPRD Sulsel Jemput Masukan ke Parepare, Matangkan Regulasi Pajak demi Perkuat Fiskal Daerah