BUKAMATA - Pemerintah Indonesia menyambut positif pengumuman terbaru Kerajaan Arab Saudi terkait penyelenggaraan ibadah Haji tahun 1443 H dengan total jemaah mencapai 1 juta orang.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan rasa syukur atas adanya kepastian keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini.
"Syukur alhamdulillah, jemaah haji Indonesia bisa berangkat tahun ini. Ini kabar yang sangat ditunggu jemaah haji di tanah air," ujarnya dikutip dari laman resmi Kemenag.
Yaqut mengatakan, batalnya pemberangkatan jemaah haji Indonesia dalam dua tahun terakhir telah menyebabkan kerinduan mendalam jemaah Indonesia untuk ke Tanah Suci.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kerajaan Saudi yang memberi kesempatan tahun ini bagi jemaah Indonesia untuk memenuhi panggilan beribadah haji," tuturnya.
Pria yang akrab disapa GusMen ini menegaskan bahwa berapapun kuota yang diberikan, Indonesia siap menyelenggarakan haji. Sebab, persiapan dengan berbagai skenario pemberangkatan telah dilakukan selama ini.
"Kita akan optimalkan berapapun kuota nanti yang diberikan untuk Indonesia. Bahkan, kalau bisa kita akan upayakan agar Indonesia bisa mendapat tambahan, misalnya dari kuota negara lain yang tidak terserap," tegasnya.
"Kita siap dan akan lakukan persiapan sebaik mungkin untuk memastikan jemaah terlayani dengan baik," lanjutnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
1.135 Calon Jemaah Haji Reguler Gagal Berangkat Tahun Ini, Dinyatakan Tidak Istithaah
-
Dana Jamaah Tertahan di BPKH, Haji Khusus 2026 Terancam Gagal Berangkat
-
Pelunasan Haji Tahap II Dibuka Januari 2026, Jemaah Cadangan Sulsel Segera Verifikasi Data
-
Berapa Gaji Petugas Haji 2026? Berikut Bocoran Nominalnya
-
Permudah Koordinasi, Penempatan Jemaah Haji Gelombang II di Madinah Berbasis Kloter