MAKASSAR, BUKAMATA - Najamuddin Sewang, seorang pegawai Dinas Perhubungan Kota Makassar yang menjadi korban penembakan hingga meninggal dunia diduga pelukannya orang terlatih.
Hal itu dikatakan kakak kandung korban, Juni Sewang, menurutnya, penembakan yang menimpa adiknya itu pada hari Minggu (3/4/2022) lalu bukan perampokan.
"Ini murni bukan perampokan, karena tidak ada barang berharga milik korban yang hilang pada saat kejadian," demiki Juni Sewang yang seorang wartawan cetak salah satu media lokal di Kota Makassar, Selasa (5/4/202).
Hingga saat ini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan, dari hasil penyelidikan itu, polisi menyimpulkan korban ditembak menggunakan senjata rakitan yang mengenai punggung hingga terkena bagian paru-paru korban.
Menurut keterangan kakak korban, adik bungsunya itu tidak punya masalah di kantornya, sehingga ia berharap pihak kepolisian mengusut tuntas kasus pembunuhan adiknya tersebut.
"Kami berharap kasus ini cepat diungkapkan oleh pihaknya kepolisian dan segera menangkap pelakunya," harap Juni Sewang.
Korban yang lima orang bersaudara ini meninggalkan seorang istri dan dua orang anak yang masih berusia 12 tahun dan 6 tahun.
BERITA TERKAIT
-
Dishub - PD Parkir Makassar Akui Kewalahan Atasi Parkir Liar, Ungkap Soal Bekingan
-
Langgar Aturan, Dua Mobil Parkir Bahu Jalan di Toko Alaska Digembok
-
Kadishub Makassar: Green SM Jadi Langkah Nyata Menuju Transportasi Berkelanjutan
-
Diplomat Indonesia Zetro Purba Tewas Ditembak OTK di Peru
-
Kerja Sama Lampu Jalan Pintar, Makassar dan Korea Duduk Satu Meja