Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Chef Juna memaparkan bahwa dirinya berhasil menjual 10.000 lebih porsi makanannya hanya dalam waktu 5 hari setelah menunya di launching.
BUKAMATA — Beberapa waktu yang lalu Chef Juna dan Chef Davin dari Holywings terlibat perseteruan yang cukup sengit dengan saling sindir di Instagram.
Perseteruan tersebut bermula dari komentar Chef Juna yang mengkritik makanan buatan Chef Davin selaku juru masak di Holywings. Setelah aksi sindir menyindir di akun media sosial menjadi viral, keduanya kemudian dipertemukan dalam satu kesempatan yang kemudian di unggah di kanal YouTube resmi Holywings.
Pada video yang berdurasi 41 menit tersebut, menampilkan Chef Juna dan Chef Davin yang memasak bersama dan mengeluarkan dua menu hasil kolaborasinya tersebut, yakni Mexican Chicken Wings dan Nasi Bebek Goreng Sulawesi yang akan dijadikan menu outlet Holywings mulai dari tanggal 27 Maret lalu.
Chef Juna memaparkan bahwa dirinya berhasil menjual 10.000 lebih porsi makanannya hanya dalam waktu 5 hari setelah menunya di launching.
"Baru lima hari launching, ludes lebih dari 10.000 porsi," tulis Chef Juna dilansir Bukamata dari akun Instagram @junarorimpandeyofficial, Minggu (2/4/2022).
Usut punya usut, ternyata Chef Juna akan diajak kerja sama seosonal dengan Hollywings apabila menunya tersebut tembus target penjualan.
"Tapi semenjak diiming-iming, akan diajak kerja sama seosonal jika tembus target, maka saya tagih janjinya pak Ivan Tanjaya selaku Owner Holywings, untuk menjadikan menu masakan saya yaitu Mexican Chicken Wings dan Nasi Bebek Goreng Sulawesi sebagai menu seosonal di Holywings selama 6 bulan kedepan," tambah Chef Juna.
Selanjutnya Chef Juna juga tak lupa untuk mempromosikan masakannya tersebut pada para followersnya.
"Siapa yang belom coba? Nah, semoga beliau menepati janjinya dan kalian semua bisa coba dan menikmatinya," pungkasnya.
Melihat postingan tersebut, para netizen membanjiri akun media sosial Chef Juna, dan berkomentar bahwa ternyata semua pertikaian yang rame di media sosial kemarin hanyalah teknik marketing untuk mempromosikan menu baru di Holywings.
"The master of gimick," tulis @saliss****.
"Teknik marketing yang cukup bagus," tambah @malvo***.
"Njir gimick...bisa juga lu cep.. biasa lurus-lurus, rupanya settingan juga..penting cuan ya cep, sesekali out of character is okay," timpal @wolong****.
"Marketing yang keren, ditambah aura Chef Juna," kata kingg****
"Sudah ku duga ini cuma strategi marketing..tapi oke sih," tulis @wellis****.
"S3 marketing," kata @adnan****
"Drama : kolaborasi= marketing eh iya kata don bukan marketing maksudnya keuntungan bersama," tambah rizqim****.
"Tuhkan marketing jaman sekarang mah gitu," tulis @vinny****.
"What a legend marketing," kata @rizky***
"Pengambilan gambarnya sudah bagus, aktingnya sudah bagus, tinggal pengambilan nyawanya aja belom nih chef, seIndonesia ketepu bangkek," kata @hendrio***.
Kemudian langsung di respon oleh Chef Juna, " kita taunya tepung bukan tepu," guyon Chef Juna.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 17:46