Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Kendaraan di Jalan Tupai Makassar
01 Februari 2026 14:50
minyak goreng dijual dengan harga Rp48 ribu.
BULUKUMBA, BUKA MATA - Kelangkaan minyak goreng di Bulukumba hingga kini masih saja terjadi.
Celakanya, minyak goreng dijual cukup mahal, bahkan di atas harga yang ditetapkan oleh pemerintah.Baru baru ini tersebar di sosial media minyak goreng dijual dengan harga Rp48 ribu.
S ebuah truk kontainer sedang menjualnya ke masyarakat secara langsung, diduga tanpa melalui agen dan distributor.Truk kontainer itu menjual di terminal Bulukumba Sulsel. Sejumlah masyarakat pun membelinya karena kebutuhan.
Kepala Dinas Perdagangan Bulukumba, Munthasir Nawir yang dikonfirmasi membenarkan jika pihaknya mengetahui ada kontainer yang menjual di terminal dengan harga Rp48 Ribu.
Mengenai kelangkaan minyak goreng di Bulukumba, ia mengaku tak bisa berbuat banyak. Menurutnya, kelangkaan ini bukan hanya terjadi di Bulukumba, namun di seluruh Indonesia.
Menurutnya agak membingungkan, karena stok minyak goreng tetap ada disalurkan di setiap daerah.
Mengenai sidak minyak goreng yang mendapati gudang menampung dengan jumlah banyak di Bulukumba, hal itu menurutnya bukan penimbunan.
Munthasir Nawir menjelaskan jika tumpukan minyak goreng itu belum didistribusikan karena masih menunggu agen untuk menjemputnya.
Sementara adanya sejumlah pedagang baru yang muncul dengan menjual minyak greng di tengah masyarakat dengan harga mahal, ia mengaku tak bisa berbuat banyak."kami tidak mengurusi sampai disana, kami tidak tahu. Pemerintah leboh ke bulog," katanya.
Ia juga mengatakan, pihaknya telah mempertanyakan hal ini ke pemerintah provinsi mengenai kelangkaan itu.Lebih jauh ia menjelaskan, kelangkaan bisa saja terjadi karen adanya panic buyying di tengah masyarakat.
"Ini banyak masyaraat yang panic buyying. Membeli minyak goreng dengan jumlah yang banyak," katanya.
Sementara pantaua Buka Mata, Kamis 10 Maret 2022 pada sejumlah pasar rakyat, harga minyak goreng dijual variatif mulai Rp24 ribu Rp30 ribu.
Sejumlah masyarakat mendesak pemerintah melalui Dinas Perdagangan untuk melakukan penertiban oknum yang sengaja menjual minya goreng dengan harga mahal.
"Kami berharap pemerintah Bulukumba hadir dalam masalah ini. jangan karena dianggap kelangkaan secara nasional, lalu terkesan abai. Tidak boleh seperti itu. Dinas terkait mustinya melakukan pengecekan lebih mendalam soal ini," Kata Martina, ibu rumah tangga di Bulukumba.
Selain itu masyarakat lainnya mengaku, pemerintah harusnya mengeluarkan regulasi untuk segera mengatur HET minyak goreng, dengan disertai sanksi yang berat.
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50