BUKAMATA - Para ilmuwan di Inggris telah mengembangkan sebuah perangkat yang dapat mengumpulkan energi baru dari gerakan manusia. Perangkat itu juga dirancang dapat dikenakan oleh manusia di pergelangan tangannya.
Perangkat itu dari tisu kertas bekas dan gelas plastik dan dapat mengirimkan kode Morse. Para ilmuwan di Institut Teknologi Lanjutan Universitas Surrey mengatakan mereka sekarang bekerja untuk menerjemahkan teknologi itu ke dalam jam tangan pintar.
Mereka menerbitkan temuan mereka Kamis di jurnal ACS Applied Materials & Interfaces, dikutip dari UPI, Minggu (6/3/2022).
"Tidak akan lama sampai kita harus bertanya pada diri sendiri item mana yang kita miliki yang tidak terhubung ke Internet. Namun, revolusi Internet-of-things (IoT) saat ini menyoroti fakta sederhana bahwa planet kita tidak memilikinya. sumber daya mentah untuk terus membuat perangkat ini yang sangat diminati," kata Bhaskar Dudem, pemimpin proyek dan peneliti di universitas tersebut.
"Penelitian kami menunjukkan bahwa ada jalan untuk menciptakan teknologi berkelanjutan yang menggunakan listrik yang kami dukung, para pengguna teknologi itu."
Tim mengatakan prototipe perangkat bertenaga sendiri karena bahan yang menjadi bermuatan listrik ketika mereka bersentuhan satu sama lain. Bahan, yang disebut nanogenerator triboelektrik, menggunakan muatan statis untuk memanen energi melalui gerakan.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Gara-Gara Deepseek, Nvidia Kehilangan Hampir USD600 Miliar dalam Sehari
-
Pakar Perkirakan Jaringan 6G Akan Diluncurkan Pada Tahun 2030
-
CEO Apple Tim Cook Temui Jokowi di Istana Bahas Rencana Investasi
-
CNSA Berhasil Luncurkan Satelit Queqiao-2, Bisa Komunikasi Hingga ke Bulan?
-
Xiaomi Buka Pemesanan Awal untuk Mobil Listrik SU7