Rahma Amin : Selasa, 22 Februari 2022 20:56
Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur, saat melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional/Ist

Luwu Utara,Bukamata- Pemerintah Kabupaten(Pemda) Luwu Utara memastikan tidak ada penimbunan minyak goreng di daerahnya terkait kelangkaan yang dirasakan warga. Kurangnya minyak goreng di pasaran, lantaran stok yang memang tidak ada.

Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur mengatakan, tidak menemukan adanya penimbunan minyak goreng saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa distributor pada pasar tradisional  Masamba dan minimarket yang saat ini terjadi kelangkaan.

"Tadi kami melakukan peninjauan lapangan di beberapa distributor dan minimarket, dan memang stok minyak goreng masih kosong," kata Wabup Suaib, Usai melakukan sidak, Selasa 22/02/2022 (Siang).

Menurutnya setelah bertanya ke beberapa pedagang serta pegawai minimarket terkait ketersediaan minyak goreng, ternyata pasokan memang mengalami keterlambatan, dan bahkan dalam seminggu belum ada kiriman.

Tak sekedar menanyakan ketersediaan, mantan kadis PUPR ini juga meninjau rak yang biasa digunakan untuk memajang minyak goreng.

"Selain meninjau rak penyimpanan minyak goreng, kita juga meninjau langsung gudang penyimpanan distributor di pasar tradisional serta minimarket, dan hasilnya memang tidak ada stok,"jelasnya.

Suaib juga berpesan kepada masyarakat agar tidak panic buying jika stok minyak goreng itu ada."Kita harap masyarakat tidak panic buying, sebisa mungkin membeli minyak goreng sesuai dengan kebutuhan."Pintanya.

Pemerintah daerah saat ini melakukan upaya agar distribusi minyak goreng ke Luwu Utara dari produsen untuk ditambah sehingga kelangkaan apalagi kenaikan harga tidak terjadi,"Tutupnya.