Butuh Bantuan Pemerintah, Pasutri dan Empat Anaknya Tinggal di Rumah Nyaris Ambruk
Atap rumah yang ditempati Amir dan Indah, beserta empat anaknya, sudah hancur termakan usia. Dinding yang terbuat dari anyaman bambu (gamacca) sudah tidak terbentuk.
JENEPONTO, BUKAMATA - Pasangan suami istri, Amir - Indah, tinggal di sebuah rumah yang nyaris ambruk, di Kampung Boyong Dalam, Kelurahan Tonrokassi Timur, Kabupaten Jeneponto. Amir yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh bangunan ini memiliki empat orang anak yang masih kecil.

Atap rumah yang ditempati Amir dan Indah, beserta empat anaknya, sudah hancur termakan usia. Dinding yang terbuat dari anyaman bambu (gamacca) sudah tidak terbentuk. Rangka rumah harus ditopang penyangga dari luar serta tiang utama diikat ke tiang luar, agar tidak roboh ke tanah.
"Saya kadang utang sama tetangga untuk makan, dan anak saya kerja harian di warung makan untuk keperluan sehari-hari," tutur Amir.
Karena terkendala biaya, anak pertamanya, Juliana (15 tahun) terpaksa putus sekolah, karena harus menjadi tulang punggung keluarga untuk kebutuhan sehari-hari.
"Anak saya (Juliana) putus sekolah dan tiga lainnya. Kalau musim hujan, saya dan keluarga menumpang di rumah tetangga karena atap rumah bocor. Saya berharap mendapat perhatian pemerintah, minimal kondisi rumah yang layak," harapnya. (*)
Penulis: Hasgas
News Feed
Ikatek Unhas Borong Dua Gelar, Tampil Dominan di AAS Cup II 2026
18 Mei 2026 12:03
Laga Panas di BJ Habibie Pare-pare: Persib Menang, Suporter PSM Meradang
17 Mei 2026 23:52
Bungkam Juku Eja di Parepare, Persib Bandung Amankan Tiga Poin Krusial!
17 Mei 2026 21:51
Berita Populer
18 Mei 2026 12:03
18 Mei 2026 12:09
