PAREPARE, BUKAMATA - Harga minyak goreng dipasaran selama beberapa pekan terahir ini masih cukup tinggi dari harga eceran tertinggi (Het) dan juga masih langka di kota Parepare.
Hal tersebut menjadi fokus Pemerintah Kota ( Pemkot) Parepare sebagai komitmen dalam memenuhi kebutuhan masyarakat luas terhadap kebutuhan minyak goreng.
Operasi pasar ini kata Taufan Pawe untuk mengantisipasi kelangkaan minyak goreng yang akan dilakukan hingga 12 Februari 2022 mendatang.
“Sebagai komitmen Pemkot Parepare dalam memenuhi kebutuhan masyarakat luas terhadap minyak goreng, Senin, ( 7/2/2022) mulai dilakukan operasi pasar murah melalui dinas perdagangan kota Parepare bersama distributor,” kata Taufan Pawe, Selasa (8/2/2022).
Taufan Pawe berharap semoga upaya ini dapat kembali menstabilkan harga dan ketersedian minyak goreng dipasaran.
Sebelumnya, Kabid Metrologi Dinas Perdagangan Kota Parepare, Rustan Asta mengakui sejak mulanya harga melambung tinggi, sempat setiap hari memantau pasar, dan toko retail serta distributor untuk menekan harga tetap diberlakukan sesuai harga HET.
"Kami bersama teman setiap hari melakukan pengecekan harga dan alat ukur takaran dibeberapa toko retail dan distributor seperti, toserba CU,” tuturnya.
BERITA TERKAIT
-
Mutasi Pejabat Parepare Kembali Bergulir, Tasming Hamid Tekankan Integritas dan Kinerja Nyata
-
Wisuda 597 Lulusan Umpar, Tasming Hamid Tekankan Ilmu Harus Berdampak bagi Masyarakat
-
Pantai Ku Parepare, Tempat Berburu Sunset dan Menikmati Kuliner di Akhir Pekan
-
Taufan Pawe Tantang Ombudsman Optimalkan 38 Perwakilan, Awasi Pelayanan Publik hingga Daerah
-
Sambut Kontingen Jambore Nasional, Tasming Hamid Dorong Pramuka Jadi Penggerak Masyarakat