BONE, BUKAMATA -Terkait persoalan seorang warga Kabupaten Sinjai yang terpaksa membonceng jenazah bayinya pulang ke rumah karena terkendala biaya ambulance, Komisi IV DPRD Bone akhirnya melakukan Herring terhadap manajemen Rumah Sakit Pancaitana.
Ketua Komisi IV Andi Baso Ryad yang dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil pihak manajemen rumah sakit dan membenarkan kejadian tersebut, namun meski demikian pihak rumah sakit mengakui adanya mis komunikasi dari sopir ke pihak manajemen.
"Hasil rapat tadi yaitu pihak rumah sakit pancaitana menyampaikan permohonan maaf, terhadap korban, selain itu mereka juga telah mendatangi korban, dan yang terakhir dia akan melakukan evaluasi, " Kata Andi Rabu, (2/2/2022).
Lanjut Andi Ryad mengatakan bahwa pihak Rumah Sakit diminta untuk melakukan evaluasi, baik dari segi pelayanan bahkan terkait evaluasi sopir ambulance tersebut.
"Terkait sangksi yang akan diberikan ke sopir ambulance rumah sakit pancaitana, dikembalikan ke pihak rumah sakit, yang jelas mereka berjanji untuk memberikan yang terbaik lagi ke depan, " Tambahnya.
Selain itu Andi Riad juga mengatakan bahwa ini merupakan surat peringatan SP3 terakhir yang diberikan DPRD terhadap Rumah Sakit Pancaitana.
"Ini merupakan SP3 terakhir untuk mereka, dan ketika masih ditemukan pelanggaran, maka tentu sudah ada tindakan tegas, " Tegasnya
Sekedar diketahui warga Kabupaten Sinjai bernama Ardi beberapa waktu lalu terpaksa membawa jenazah bayinya menggunakan sepeda motor dengan berboncengan dengan saudaranya, pasalnya waktu itu sopir ambulance rumah sakit Pancaitana meminta uang sebesar Rp.700 ribu untuk diantar ke rumahnya di Kabupaten Sinjai, namun pada saat itu ayah korban hanya meminta kebijaksanaan Rp. 100 ribu karena dia hanya membawa uang Rp. 600 ribu, namun sayangnya tidak di respon.
BERITA TERKAIT
-
Rapat Banggar - TAPD Bone Ricuh, Anggota DPRD Pukul Meja dan Banting Gelas Hingga Pecah
-
BK Dalami Dugaan Pelanggaran Kode Etik Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong
-
Memanas, 35 Anggota Dewan Layangkan Mosi Tidak Percaya Terhadap Ketua DPRD Bone
-
DPRD Bone Setujui Kenaikan Pajak PBB-P2 300 Persen Meski Didemo Warga
-
Tidak Dapat Rekomendasi Ketua DPRD Bone, Faidah Batal Dilantik Jadi Sekwan