PAREPARE, BUKAMATA - Kepolisian Resort (Polres) Parepare memberikan penghargaan kepada tim vaksinasi Covid-19 Kota Parepare.
Pemberian penghargaan itu digelar di Gedung Pratistha Polres Parepare. Kamis, (13/1/2022).
Hadir dalam kegiatan itu Wakil Wali Kota Parepare Pangerang Rahim, Ketua DPRD Kota Parepare Hj. Nurhatina Tipu, Danyon Brimob, dan sejumlah Forkopimda lainnya.
Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah mengatakan bahwa pemberian penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi jajaran kepolisian atas keberhasilan penyaluran vaksinasi yang melebihi target 70% pada akhir tahun 2021.
“Alhamdulillah, target yang diberikan oleh pemerintah telah kita capai. Terimakasih kepada kita semua,” ucap Kapolres.
Atas capaian tersebut, kata Welly, diharapkan menjadi pemicu semangat kepada seluruh tim vaksinasi Covid-19 Kota Parepare untuk terus bekerja dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi.
“Sehingga target yang ditentukan pada bulan April 2022, kita capai dan kita keluar dari pandemi Covid-19 ini,” ungkapnya.
Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim mengungkapkan bahwa keberhasilan yang diperoleh tersebut berkat kerja-kerja seluruh elemen. Ia pun mengapresiasi semangat tim vaksinasi Covid-19 Kota Parepare yang telah bekerja tanpa pamrih sehingga target dapat tercapai.
“Terimakasih untuk kita semua. Mari terus mematuhi Protokol Kesehatan dan melakukan vaksinasi agar kita dapat keluar dari pandemi ini,” ucap Pangerang.
“Semoga apa yang kita lakukan ini mendapat berkah dari Allah Subhanahu Wata’ala, Aamiin,” tandasnya.
Diketahui sebanyak 288 orang tim vaksinasi Covid-19 Kota Parepare menerima penghargaan tersebut.
BERITA TERKAIT
-
Wali Kota Parepare Harap DMI Jadi Mitra Strategis Pemerintah
-
2.000 Guru di Parepare Gagal Dapat Tunjangan Pemerintah Pusat
-
Pemkot Parepare Klarifikasi Polemik Anggaran Toilet Sekolah: Nilai Kontrak Bukan Pembayaran Final
-
Soroti Kebijakan Kontroversial Wali Kota Tasming Hamid, DPRD Parepare Resmi Gulirkan Hak Interpelasi
-
Raker Komisi II DPR RI-Mendagri, Taufan Pawe: Penurunan Transfer Keuangan Daerah Bukan Musibah, Tapi Tantangan untuk Inovasi