BUKAMATA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tanngkap (OTT) di Wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Dalam operasi tersebut, Walikota Bekasi Rahmat Effendi terjaring tangkap tangan oleh lembaga anti rasuah tersebut.
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron tidak membantah saat dikonfirmasi soal penangkapan Rahmat Effendi. Ia mengamini bahwa tim satgas melakukan OTT di daerah Bekasi, Jawa Barat pada siang tadi.
“Benar KPK telah melakukan giat tangkap tangan di wilayah Bekasi, Jawa Barat," kata Ghufron saat dikonfirmasi, Rabu (5/1/2022).
Dari saat ini, sejumlah media pantau di kediaman Walikota Bekasi yang berlokasi di Perumahan Pondok Pekayon Indah, Blok DD RT 01/01, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Rumah Pepen, sapaan akrab Rahmat Effendy tersebut tampak sepi. Tak ada aktivitas yang terlihat dari luar rumah, sementara kondisi rumah pun dalam posisi tertutup.
Di depannya hanya terparkir satu mobil polisi pengamanan dan pengawalan (Pamwal). Tidak ada juga polisi bertugas yang berada di sekitar rumah kediaman pria yang akrab disapa Pepen itu. Sementara, tidak terlihat adanya tamu atau sejumlah mobil yang mendatangi kediaman rumah Rahmat Effendi.
Lebih lanjut, tidak ada juga mobil yang teridentifikasi dari lembaga KPK yang singgah di rumah tersebut. Saat ini rumah Pepen hanya disambangi sejumlah awak media.
BERITA TERKAIT
-
Minta Amnesti, Malah Dicopot Oleh Prabowo: Nasib Tragis Wamenaker Immanuel Ebenezer
-
Banyak Pejabat yang Terjerat Korupsi di Medan, Kaesang Ingatkan Iparnya Soal OTT KPK
-
Ditangkap KPK, Bupati Meranti: Maaf, Saya Khilaf Korupsi
-
Hakim Agung Pertama di OTT KPK, Bagaimana Sepak Terjang Sudrajad Dimyati?
-
Pasca OTT Rektor Unila, Kemendikbudristek Akan Evaluasi Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru