BUKAMATA - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperoleh informasi adanya dugaan tindak pidana korupsi. KPK langsung menurunkan Tim Satuan Tugas (Satgas) menggelar Operasi Tangkap Tangan.
Hasilnya, KPK berhasil menjaring Walikota Bekasi, Rahmat Effendi saat operasi di daerah Bekasi, Jawa Barat, pada pukul 14.00 WIB, siang tadi.
Selain mengamankan Pepen sapaanya, KPK juga mengamankan sejumlah uang yang masih dalam perhitungan. Uang tersebut diduga kuat berkaitan dengan praktik suap-menyuap.
"Beberapa pihak kami amankan bersama sejumlah uang," kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, Rabu (5/1/2022).
Saat ini sejumlah pihak telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
Ghufron masih belum menjelaskan secara detail berapa orang yang diamankan serta terkait kasus apa operasi senyap di Bekasi.
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. KPK berjanji bakal segera menginformasikan kembali update soal OTT di Bekasi ini.
BERITA TERKAIT
-
Minta Amnesti, Malah Dicopot Oleh Prabowo: Nasib Tragis Wamenaker Immanuel Ebenezer
-
Banyak Pejabat yang Terjerat Korupsi di Medan, Kaesang Ingatkan Iparnya Soal OTT KPK
-
Ditangkap KPK, Bupati Meranti: Maaf, Saya Khilaf Korupsi
-
Hakim Agung Pertama di OTT KPK, Bagaimana Sepak Terjang Sudrajad Dimyati?
-
Pasca OTT Rektor Unila, Kemendikbudristek Akan Evaluasi Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru