MAKASSAR, BUKAMATA -- Mengawali apel pagi pertama di Tahun 2022, Deputi Bidang Dukungan Administrasi Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Sirait meminta agar pengawasan tahapan pemilu yang mulai berjalan tahun 2022 ini bisa lebih inovatif.
Apel pagi tersebut, dilakukan secara dalam jaringan (daring) dan diikuti jajaran pejabat hingga staf di lingkungan Bawaslu.
Berkaca dari pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 saat pandemi Covid-19 terjadi, Ferdinand berharap bisa adaptasi pembenahan dari sisi pengawasan pemilu.
"Belajar dari hal tersebut, kita (Bawaslu) dituntut untuk lebih siap dengan segala kemungkinan. Dan dituntut lebih inovatif dalam mempersiapkan mekanisme pengawasan dalam tahapan pemilu," ujar Ferdinand, Senin (3/1/2022).
Selain mekanisme pengawasan inovasi, Ferdinand menambahkan SKPP yang telah dilaksanakan Bawaslu dapat menjadi solusi efektif untuk mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengawasan pemilu/pemilihan.
"Tujuan SKPP adalah, terwujudnya partisipatif masyarakat mengawal demokrasi," terangnya.
Dirinya menambahkan, meskipun tahun 2022 Bawaslu disibukkan dengan transisi pergantian pimpinan, namun jangan sampai mengganggu rencana strategis Bawaslu yang telah disusun.
"Jangan sampai, agenda pergantian pimpinan mengganggu rencana yang telah kita (Bawaslu) susun. Dan harapan kami, bagaimana kita mampu menjadi lembaga yang lebih berintegritas lagi," tegasnya.(#)
TAG
BERITA TERKAIT
-
Bawaslu Panggil Grace Natalie dan Cheryl Tanzil Terkait Pelanggaran Kampanye
-
Apel Siaga Pengawasan Pilkada Selayar, Bupati Percaya Bawaslu Mampu Jalankan Tugas dengan Baik
-
Bentrok Pendukung Paslon Gubernur di Lokasi Debat Berawal dari Saling Ejek
-
Antisipasi Kerawanan Pilkada, Menko Polkam Bentuk Desk Khusus
-
Langgar Netralitas ASN, Berkas Camat Dua Boccoe Amirat Amier Dinaikkan ke Tahap Penyidikan