MAKASSAR, BUKAMATA -- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Makassar, HM Yunus membantah klaim Ketua PSI Sulsel Affandy Agusman Aris. Dimana, Affandy menyebut 75% kader Hanura hijrah ke PSI.
"Memang ada kader yang pindah ke PSI, tapi tidak sebanyak klaim Affandy. Kalau di Makassar tidak ada satupun yang pindah. Itu pun provinsi hanya bisa dihitung jari. Itu pun juga saya belum tahu bahwa karena dulu yang pernah dia klaim ini ini ini ternyata kan tidak toh. Hanya Nadia saja. Itu ji yang saya tahu. Yang lain saya tanya dia bilang tidak," tepis HM Yunus.
Olehnya itu, Yunus berani memastikan tidak ada satupun dari DPC Hanura Makassar yang pindah ke PSI. Bahkan setelah Yunus melakukan resuffle pengurus, kader yang dapat giliran resuffle tak ada yang berminat gabung ke PSI.
Legislator DPRD Kota Makassar itu mengatakan, mantan pengurusnya lebih berminat masuk ke partai yang lebih besar dan mapan dibanding PSI.
"Dia (kader) mending masuk ke NasDem, ada juga teman yang lain yang berminat ke PPP. Tidak ada ke PSI. Dia lebih mau pindah di partai yang sudah mapan. Untuk apa kita mau pindah partai kalau lebih bawah daripada Hanura," tegas Yunus.
Yunus mengatakan sudah ada kader yang memang berencana mau pindah partai. Namun mereka lebih memilih masuk partai yang selevel atau di atas level Hanura.
"Sekaligus mau pindah yang selevel dan di atasnya Hanura. Kan begitu. Itu PSI tidak ada anggota DPR nya di provinsi. Iya toh. Apanya mau diandalkan. Lebih bagus itu di Perindo," ujarnya.
Yunus pun menegaskan jika PSI boleh mengklaim namun seharusnya membuat klaim dengan bukti yang kuat. Meski demikian, Yunus memaklumi pernyataan Ketua PSI Sulsel karena mereka butuh promosi partai.
"Namanya saja promosi. Jadi saya juga tidak salahkan Pak Affandi kalau seperti itu. Beliau mungkin kelihatannya sudah panik atau apa. Susah mencari orang jadi dia mancing-mancing Hanura kan," ujarnya.
"Jadi itulah sekali lagi saya garis bawahi. Baik di DPC Hanura Kota Makassar maupun mantan pengurus Hanura Kota Makassar tidak ada satu pun yang pindah ke PSI," tandas Yunus. (#)