LUWU UTARA, BUKAMATA – Angka Kecelakaan Lalulintas di Jalan Raya sepanjang tahun 2021 terbilang cukup tinggi dibanding tahun 2020.
Dari data Satuan Lalulintas Polres Luwu Utara terhitung mulai Januari sampai bulan November 2021 ada sekitar 163 kasus lakalantas. Sebanyak 49 orang meninggal dunia, luka ringan 170 orang dan kerugian material sebanyak Rp 351 juta.
”Sedangkan tahun 2020 ada sekitar 134 kasus , meninggal dunia sebanyak 44 orang , luka ringan 125 orang , kerugian materil mencapai Rp 215 juta,” kata Kasatlantas Polres Luwu Utara AKP H Abd Rahim. Minggu (26/12 2021).
Menurut Abd Rahim, meningkatnya angka lakalantas faktor manusianya yang tidak tertib dalam berlalulintas di jalan raya.
Masih kata Abd Rahim, mereka yang sering melakukan pelanggaran adalah anak usia remaja.
”Kedepannya adalah kita mengimbau kepada masyarakat untuk taat dan tertib dalam berlalulintas,” katanya.
Dengan melakukan penyuluhan di sekolah di tempat tempat ramai.
Harapan semoga masyarakat senantiasa mematuhi aturan berlalulintas dan mematuhi prokes yang saat ini sedang digelorakan pemerintah.
BERITA TERKAIT
-
Mobil Pick Up Bermuatan Telur di Bone Terbalik, Pemilik Rugi Puluhan Juta Rupiah
-
Mobil Damkar di Bone Terbalik Saat Menuju Lokasi Kebakaran, Empat Petugas Luka-luka
-
Lakalantas Akibat Pecah Ban di Jalan Poros Bone - Sinjai, Pengemudi Mobil Tewas
-
Dipicu Kasus Lakalantas, Sejumlah Anggota TNI Kepung Mapolres Selayar dan Lepaskan Tembakan
-
Operasi Patuh Pallawa 2025 Dimulai, Kapolres Gowa: Kami Tak Cari Kesalahan, Kami Selamatkan Nyawa!