MAKASSAR, BUKAMATA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Saharuddin Said meminta pemerintah mewaspadai gelombang masyarakat dari luar daerah masuk ke Kota Makassar saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021.
Saharuddin Said dari Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat ini mengatakan, menyusul Revisi Edaran Menteri Dalam Negeri terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III pada periode 24 hingga 2 Januari 2022, di mana penyekatan antar daerah dilarang setelah edaran terbaru No 66 tahun 2021.
Menurutnya sulit membendung tingkat mobilitas masyarakat saat perayaan Nataru, utamanya masyarakat luar daerah. Berkaca pada dua tahun terakhir, terjadi peningkatan kasus Covid-19 saat Nataru sehingga pengawasan perlu diperketat.
"Memang susah sekali orang dibendung. Karena dua tahun toh, orang tidak melakukan kegiatan party party lah apa istilahnya, ini perlu diantiispasi dini," tegas Saharuddin.
Selain itu, Legislator PAN meminta agar Pemkot ikut melibatkan RT dan RW untuk secara aktif mengontrol wilayahnya.
"Jadi dimulai dari tingkatan pemerintahan paling rendah. RT/RW karena mereka yang paling dekat dengan warganya, suruh datangi dari rumah ke rumah," imbuh Saharuddin, Rabu (15/12/2021).
Peran masyarakat juga sama pentingnya, tambah Saharudduin, meminta agar masyarakat menahan diri selama periode ini, agar kasus Covid-19 tak kembali meningkat.
Menurutnya kasus di Sulsel tidak begitu besar. Meski demikian, tren kenaikan kasus selalu terjadi saat perayaan momen tertentu, sehingga Pemkot Makassar diminta melakukan pengawasan yang lebih masif.
"Harus hati-hatilah, apalagi kan ada varian baru, yang katanya 16 kali lebih cepat menular dari varian Delta. Memang serba hati-hati," tutup Saharuddin.
BERITA TERKAIT
-
DPRD-Pemkot Sepakati APBD 2026 Senilai Rp4,6 Triliun Lebih, Mantapkan Pembangunan Kota Makassar
-
DPRD dan Pemkot Makassar Sepakati APBD 2026
-
Munafri Telusuri Tompobulu Cari Solusi Atasi Keterbatasan Lahan Pekuburan di Makassar
-
DPRD Tekan Bapenda Genjot PAD Makassar: Dua Bulan Penentu Capai Target Rp1,8 Triliun
-
Kementerian PU Pastikan Rekonstruksi Gedung Baru DPRD Makassar