BUKAMATA - Pasca lima hari erupsi Gunung Semeru, tim gabungan terus melakukan pencarian korban meninggal dan luka-luka akibat erupsi Gunung Semeru, Kamis (9/12/2021).
Berdasarkan Data Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) per pukul 12.00 WIB, jumlah korban meninggal dari erupsi Gunung Semeru bertambah empat orang, sehingga totalnya saat ini menjadi 43 orang.
Sementara itu, warga luka-luka ada 104 orang, yang mana sebanyak 32 orang mengalami luka berat dan 82 lainnya luka sedang.
Giat pencarian dan pertolongan serta pembersihan yang dilakukan sejak pukul 05.30 WIB itu sempat dihentikan sementara setelah terpantau awan hitam pekat dan mendung di sekitar Curah Kobokan.
Berdasarkan laporan visual, pada pukul 06.22 WIB, Gunung Semeru tampak jelas dan teramati asap putih tebal yang meluncur ke arah Barat - Barat Daya hingga 1.000 meter.
Sementara itu, kerusakan dan kerugian yang dihimpun meliputi 31 fasilitas umum terdampak, hewan ternak sapi 764 ekor, kambing/domba 648 ekor dan unggas 1.578 ekor.
BERITA TERKAIT
-
Semeru Erupsi Tiga Kali Jumat Pagi, Letusan Capai 400 Meter
-
BNPB Catat 306 Bencana Landa Indonesia di Bulan Januari 2025
-
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas hingga 3000 Meter
-
Pj Bupati Takalar Ajukan Proposal Bantuan di BNPB Pusat
-
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Status Siaga III Ditetapkan