MAKASSAR, BUKAMATA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar melaporkan enam kecamatan terdampak banjir. Sedangkan 3.206 jiwa harus mengungsi.
Berdasarkan data yang dihimpun, enam kecamatan terdampak banjir antara lain Kecamatan Tamalanrea, Biringkanaya, Panakkukang, Rappocini, Tamalate, dan Manggala. Penyebab banjir, intensitas hujan yang tinggi pada 5 - 7 Desember 2021.
Menurut BMKG, volume hujan yang turun mencapai 84 hingga 122 mm per hari. Curah hujan yang tinggi di hulu, di wilayah DAS Jeneberang dan DAS Tallo yang melalui Wilayah Makassar dan bermuara di Selat Makassar.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto, mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan. Seperti, evakuasi terhadap warga terdampak dan terpapar banjir menggunakan perahu karet, dan diprioritaskan pada kelompok rentan, yakni anak-anak, perempuan hamil dan menyusui, orang tua, dan penyandang disabilitas. Selain itu, didirikan dapur umum dan posko kesehatan oleh Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan PMI.
"Proses evakuasi ini dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, Damkar, SAR Brimob, serta TNI," kata Danny.
Ia mengungkapkan, siaga banjir telah disampaikan sejak 5 Desember 2021 lalu, dan OPD terkait telah diminta untuk mempersiapkan segala sesuatunya.
"Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan darurat, bisa menghubungi 112. Kita semua berharap, air bisa surut dan hujan reda agar situasi semakin membaik," ujarnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Makassar Ambil Peran di Rakernas APEKSI 2026, Munafri: Kolaborasi dan Inovasi Jadi Kunci Pembangunan Kota
-
Kota Makassar Tampil Spektakuler di City Expo APEKSI 2026, Booth Pinisi Padukan Budaya, AI dan Inovasi Daur Ulang
-
Di Forum APEKSI, Munafri Tekankan Kota Tangguh Dimulai dari Ketahanan Bencana dan Kesiapan Pangan
-
APEKSI 2026 di Medan, Munafri Perluas Jejaring Demi Kemajuan Makassar
-
Pemkot Makassar Promosikan LONTARA+, UMKM, dan Pariwisata Pada APEKSI 2026 di Medan