Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Senin, 06 Desember 2021 21:15

Ist
Ist

Cuaca Buruk, Penyeberangan Kolaka - Bajoe Ditutup Sementara

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi tentang peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia, Selasa, 7 Desember 2021. Terdapat beberapa daerah yang mendapatkan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG.

BONE, BUKAMATA - Pemerintah memutuskan untuk menutup sementara Pelabuhan Penyeberangan Kolaka - Bajoe, akibat cuaca ekstrim, pada Senin, 6 Desember 2021. Penutupan penyeberangan akan dilakukan hingga cuaca kembali kondusif.

Hal tersebut tertuang dalam pengumuman yang disampaikan Kementrian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XIX Provinsi Sulawesi Selatan dan Barat, Satpel Pelabuhan Penyeberangan Bajoe. Pengumuman tersebut ditandatangani Koordinator Satpel Pelabuhan Penyeberangan Bajoe, Muhammad Danial.

"Maklumat ini dikeluarkan berdasarkan berita acara kesepakatan hasil rapat yang diterbitkan oleh Kasatpel Pelabuhan Penyeberangan Wilayah II Kolaka," kata Muhammad Danial.

Sekedar informasi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi tentang peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia, Selasa, 7 Desember 2021. Terdapat beberapa daerah yang mendapatkan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG.

Melalui laman resminya, BMKG memprediksi 28 wilayah berpotensi hujan lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang, termasuk di Wilayah Sulawesi. Sementara, empat wilayah diprediksi berpotensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

BMKG menginformasikan besok akan terjadi Ex Siklon Tropis Teratai.

Ex Siklon Tropis Terarai terpantau di Samudra Hindia barat daya Lampung dengan tekanan terandah 1006 mb dan kecepatan angin maksimum mencapai 20 knot yang bergerak ke arah tenggara-selatan.

Sistem ini memiliki potensi untuk menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan dalam kategori rendah. Sistem ini membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Samudra Hindia selatan hingga barat daya Banten.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan ketinggian gelombang di sekitar wilayah Ex Siklon Tropis Teratai dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pelabuhan bajoe #Pemkab Bone #Cuaca ekstrem #BMKG