Ulfa : Minggu, 05 Desember 2021 10:02
FOTO/IST.

BUKAMATA - Relawan Blue Helmet Lumajang, Jawa Timur bergerak cepat pasca letusan Gunung Semeru. Selang 2 jam setelah letusan pasukan Helm Biru ini langsung terjun ke lapangan menyalurkan bantuan dari para donatur.

Bantuan diberikan kepada masyarakat Desa Kamar Kajang, Piket Nol, bersebalahan dengan Gladak Perak yang ambrol diterjang lahar dingin. Bantuan itu berupa kebutuhan-kebutuhan emergency, seperti makanan, minuman dan yang lainnya.

Tidak sedikit para donatur tergerak membantu melalui Blue Helmet, baik dari personal maupun lembaga, diantarannya LAZ DQ, KSB (Komunitas Surabaya Bersedekah).

"Blue Helmet bersama Basarnas, bergerak pertama kali di Lumajang", kata Cak Hasan, Komandan Blue Helmet Jatim, Minggu (5/12/2021).

"Hari ini, kami akan menerjunkan pasukan Blue Helmet dari berbagai kota se Jatim", Tambahnya.

Senada, Direktur Blue Helmet Indonesia, Sulfiadi mengatakan bahwa Blue Helmet saat ini sedang melakukan konsolidasi internal dan membangun kolaborasi dengan BASARNAS serta relawan-relawan yang terlibat pada penanganan bencana Gunung Meletus di Lumajang, Jawa Timur.

"Konsolidasi internal ini bertujuan memaksimalkan Internal Resource Blue Helmet, untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, melalui pos komando utama yang telah dibentuk. Oleh karena itu, diharapkan partisipasi semua pihak agar penanganan ini bisa bersinergi dalam menangani masalah ini," kata Sulfiadi.

Dia menyebut, semangat kolaborasi Blue Helmet ini akan terus dijaga hingga penangan bencana di Lumajang berakhir.

"Dimasa tanggap darurat bencana ini, Blue Helmet melalui pos komando, melakukan kegiatan operasi SAR bersama BASARNAS dan memberikan layanan medis serta logistik sesuai kebutuhan Penyintas di lapangan," pungkasnya.