Redaksi
Redaksi

Kamis, 02 Desember 2021 06:31

Pelaku penganiayaan menyebabkan Ibnu tewas.
Pelaku penganiayaan menyebabkan Ibnu tewas.

Enam Pelaku Penganiayaan di Desa Baebunta Akhirnya Dibekuk Polres Luwu Utara

Enam pelaku penganiayaan dibekuk. Mereka mengakibatkan hilangnya nyawa Ibnu, salah seorang warga Baebunta, Luwu Utara.

LUWU UTARA, BUKAMATA - Enam terduga pelaku penganiayaan di ujung jembatan Desa Baebunta, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Selasa (30/11/2021) ditangkap polisi.

Keenam terduga pelaku yakni AR (21), AL (22), RN (21), AS (18), FS (18), dan MA (17) ditangkap polisi, karena diduga melakukan penganiayaan terhadap korban, Ibnu yang mengakibatkan meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, Iptu Putut Yuda Pratama mengatakan, awalnya keenam terduga pelaku sedang nongkrong di samping pencucian mobil di Dusun Baebunta, Desa Baebunta, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara.

"Kemudian datanglah korban, Ibnu (20) dan Aswin (20) berboncengan menggunakan sepeda motor KLX lalu berteriak di depan pelaku dengan menggunakan kata-kata kasar," jelasnya.

Usai meneriaki keenam pelaku, korban pergi dan kemudian datang lagi menggunakan sepeda motor matic mio dan mengeluarkan badik sambil teriak menggunakan kata-kata kasar.

"Keenam terduga pelaku tersinggung lalu mengejar korban secara bersamaan, sehingga mengakibatkan Ibnu terjatuh dari motor di ujung jembatan Baebunta dan tidak bisa melarikan diri. Sementara Aswin yang mengendarai motor langsung melarikan diri dan bersembunyi di samping rumah warga," ungkap kasat Reskrim, Rabu (1/12/2021).

Kasat Reskrim menambahkan, Ibnu yang tidak sempat melarikan diri dan sudah mengeluarkan suara mendengkur akibat terjatuh dari motor ditendang dan dipukul oleh pelaku, yang disaksikan secara langsung oleh Aswin dan kakaknya yang sedang bersembunyi.

"Dari hasil perbuatannya keenam orang tersangka dikenakan pasal 170 ayat 2 ke -3 KUH PIDANA, ancaman hukuman 7 tahun penjara dan atau Pasal 358 ke -2 KUH Pidana secara bersama-sama melakukan penyerangan yang mengakibatkan meninggalnya orang, diancam hukuman penjara maksimal 4 tahun," pungkasnya.

Diketahui, Ibnu mengembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (29/11/2021) malam, setelah sepuluh hari dirawat insentif di Rumah Sakit Hikmah Masamba akibat penganiayaan pada Jumat 19 November.

Penulis : Jusman
#Luwu Utara #Penganiayaan