Dosen Ilmu Komunikasi UMI Berbagi Tips Membuat Konten yang Berkualitas
Pada kesempatan tersebut, Hadawiah membahas seputar membangun konten yang berkualitas dan terpercaya.
MAKASSAR, BUKAMATA - Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Dr. Hadawiah SE, M.Si didaulat menjadi pembicara dalam acara Soft lauching CekFakta TV Kabar Makassar via Zoom, pada Senin (29/11/2021).
Pada kesempatan tersebut, Hadawiah membahas seputar membangun konten yang berkualitas dan terpercaya. Menurutnya, dalam dunia teknologi saat ini, konten itu dapat berupa blog, wiki, forum diskusi, chatting, tweet, podcasting, pin gambar digital, vidio dan file audio.
"Cara membuat konten yang berkualitas yakni melakukan riset konten, riset Keyword
fokus untuk membuat headline yang kuat, cari perspektif yang unik," kata Hadawiah.
"Bagi yang ingin meningkatkan konten berkualitas harus tetapkan tujuan konten, buatlah konten sesuai trend, pastikan kontent yang kita buat mampu mendefenisikan target audiens, perbanyak promosi, dan pilih sumber informasi yang akurat dan terpercaya," tambahnya.
Selain itu, lanjut Hadawiah, untuk menghasilkan konten yang berkualitas, seseorang harus mampu mengemas konten dengan baik, fokus pada isi konten dan membuat konten yang unik dan menarik.
"Sebuah kontek dikatakan berkualitas ketika mudah ditemukan, sisa dibagikan oleh masyarakat, mudah dibaca dan tentunya mudah diingat," bebernya.
Kata Hadawiah, dalam membuat konten di media massa sebaiknya memasukkan unsur lokal, seperti pendidikan, budaya, agama, kesehatan hingga ekonomi. Tujuanya untuk membentuk masyarakat yang cerdas, berwawasan luas dan bermoral.
"Media massa harus mengutamakan informasi dalam pendidikan karakter dalam segala bidang, dan juga media massa harus melestarikan budaya daerah melalui program acara yang disajikan kepada pendengar dan pembacanya," ujar doktor lulusan Universitas Padjadjaran ini.
"Media massa adalah bak pisau bermata dua, maka buatlah konten yang berkualitas, sebagai penjaga Peradaban sebagai fungsi media massa," sambungnya.
News Feed
Kenapa Malam Nisfu Syaban Dianggap Istimewa? Ini Penjelasannya
02 Februari 2026 09:43
GAPEMBI Sulsel Mantapkan Langkah, Siap Dilantik dan Kawal Program Makan Bergizi Gratis
02 Februari 2026 09:34
Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Berita Populer
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:43
Wali Kota Makassar Pererat Kebersamaan Alumni se-Kota Makassar di Bazar Road To Reuni Angkatan 93
02 Februari 2026 09:19
