Aswad Syam
Aswad Syam

Selasa, 23 November 2021 13:23

MZ saat dihadirkan dalam rilis Polrestabes Makassar.
MZ saat dihadirkan dalam rilis Polrestabes Makassar.

Terdesak Biaya Melahirkan Istrinya, Pria Makassar Ini Edarkan Narkoba Jenis Baru

Polrestabes Makassar, membekuk seorang pengguna narkoba. Inisialnya MZ. Dia menjual narkoba demi biaya melahirkan istrinya.

MAKASSAR, BUKAMATA - Satuan narkoba Polrestabes Makassar, menangkap seorang pengedar narkoba. Dia seorang pria berinisial MS (19). Dia mengedarkan narkoba jenis baru, Perangko LSD (Lysergic Acid Diethylamide) namanya. Juga ganja sintesis. Narkoba LSD ini, baru pertama kali ditemukan beredar di Kota Makassar.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Yudi Frianto mengungkap itu saat rilis di Aula Mappaoddang, Polrestabes Makassar, Senin, (22/11/2021).

Menurut AKBP Yudi, narkoba jenis LSD ini, digunakan pemakai dengan cara ditempel di lidah. Efeknya halusinasi yang bisa berlangsung selama dua jam. Para penggunanya hanya orang tertentu dengan pesanan melalui media sosial instagram dengan nama akun matman.id.

Kepada petugas, MZ mengatakan dia menjadi pengedar guna mencari biaya melahirkan istrinya yang sedang hamil. "Saat diinterogasi oleh anggota kami, tersangka mengaku melakoni pekerjaan tersebut karena terdesak alasan ekonomi. Istrinya lagi hamil 4 bulan. Membutuhkan biaya lebih banyak katanya," sambung AKBP Yudi.

Terungkapnya peredaran narkoba jenis prangko LSD dan tembakau sintesis, bermula saat tim Unit Ubur-Ubur Satuan Narkoba Polrestabes Makassar, menerima laporan dari salah satu ekspedisi pengiriman barang dan jasa, bahwa terdapat barang mencurigakan dari paket kiriman yang diterimanya.

Personel Unit Tim Ubur-Ubur segera bergerak dan berhasil menangkap pelaku MZ saat datang mengambil paket 'barang haram' tersebut.

Saat digeledah, petugas menemukan satu buah paket yang berisi satu saset plastik berisikan 3 blok LSD dengan total 105 lembar, 1 botol alkohol 96% sebanyak 1000 mL, 1 bungkus berisi citric acid 1000 gram dan 1 bungkus tembakau.

Dari hasil laboratorium, barang tersebut dikategorikan Narkoba golongan 1 jenis prangko LSD, yang pertama kali diedarkan di Kota Makassar.

Akibat perbuatannya, tersangka ditahan oleh Satuan Narkoba Polrestabes Makassar dijerat pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 1 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun hingga maksimal 15 tahun penjara.

Penulis: Maulana

#narkoba