PAREPARE, BUKAMATA - Pemerintah Kota melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Pelatihan Pengelolaan Zakat, Infaq dan Shadaqah.
Pelatihan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Iwan Asaad, dan menghadirkan pemateri dari Ketua Lazismu Parepare, Hj. Erna Rasyid Taufan.
Iwan Asaad mengatakan, kegiatan yang dilakukan Pemerintah Daerah ini bekerjasama dengan Baznas parepare untuk meningkatkan dan mengoptimalkan pengelolaan zakat yang ada di kota parepare, dengan tahap awal ini memberikan edukasi dan pemahaman di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Ini adalah bagian daripada tindak lanjut Perda kota parepare terkait dengan lengelolaan zakat. Dan kita berharap dengan hadirnya perda dan peraturan-peraturan lainnya bukan ada pemahaman memaksa terkait dengan zakat itu, tapi sebaik apapun itu, kesadaran yang harus dihadirkan untuk melakukan zakat, bershadaqah dan berinfaq sebagai bagian daripada kewajiban umat muslim yang kita sentuh di kalangana ASN,” terang Iwan Asaad.
Dengan pelatihan ini tambahnya, model-model penyaluran zakat akan lebih transparan dibanding dengan yang dilakukan sebelumnya, karena mengikuti perkembangan jaman.
“Pada akhirnya akan melibatkan opd, namun ini kita hanya kita hadirkan beberapa skpd yang bisa menjadi target bulan ini kemudian selanjutnya akan diatur secara bertahap dan dapat menyentuh semua SKPD di Kota Parepare,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Lazismu Hj. Erna Rasyid Taufan dalam materinya menekankan, bahwa bersedekah harus mendahulukan keikhlasan agar amil zakat sebelum bertindak betul-betul niat karena Lillahi Taala.
“Insya Allah yang sedekah harus didahulukan itu masalah keikhlasan. Kita bisa buka beberapa ayat dalam Al Quran yang berkaitan dengan zakat, agar supaya amil kita sebelum bertindak mereka betul-betul lillahi taala. Kalau lillahi taalah insya allah berkesinambungan keikhlasannya,” tekan Dai’ah ini.
Dia juga berharap agar kegiatan ini terus disosialisakan ke masyarakat agar manfaat Zakat, Sedekah, dan Infaq membuat orang sadar bahwa berzakat tidak membuat orang menjadi miskin. (*)
TAG
BERITA TERKAIT
-
Wali Kota Parepare Harap DMI Jadi Mitra Strategis Pemerintah
-
2.000 Guru di Parepare Gagal Dapat Tunjangan Pemerintah Pusat
-
Pemkot Parepare Klarifikasi Polemik Anggaran Toilet Sekolah: Nilai Kontrak Bukan Pembayaran Final
-
Soroti Kebijakan Kontroversial Wali Kota Tasming Hamid, DPRD Parepare Resmi Gulirkan Hak Interpelasi
-
Tak Ingin Seperti Pati dan Bone, DPRD Parepare Minta Pemkot Kaji Ulang Kenaikan Pajak Warga