Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
RSUD Parepare sudah memiliki sistem bedah Laparoskopi. Proses bedahnya cepat, pemulihannya juga cepat.
PAREPARE, BUKAMATA - Laparoskopi atau operasi lubang kunci, merupakan prosedur yang dilakukan untuk memantau dan memperbaiki kondisi organ atau jaringan di dalam rongga perut atau panggul.
Dibandingkan dengan bedah umum, bedah laparoskopi umumnya lebih aman dan pemulihannya lebih cepat.
Nah, menajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare, sudah mengembangkan pelayanan medis sistem Laparoskopi itu loh.
Salah satu dokter spesialis Bedah di RS Tipe B Andi Makkasau, dr. Budiman Siri menjelaskan, laparoskopi adalah tindakan operasi yang menggunakan sistem kamera.
Menajemen RS Andi Makkasau Parepare kata Budiman, sudah memiliki kelengkapan peralatan medis yang canggih tersebut.
Alat itupun didukung dengan kemampuan tenaga Sumber Daya Manusia (SDM) yang ahli dalam sistem operasi bedah.
"Kelengkapan alat laparoskopi kami di RS Andi Makkasau ini didukung oleh kemampuan SDM dari tim ahli bedah. Jadi, layanan untuk operasi laparoskopi sudah bisa dirasakan masyarakat," terang Budiman.
Budiman menjelaskan, tindakan operasi pada umumnya dilakukan irisan lebih luas hingga 30 Centimeter, nah dengan sistem Laparoskopi ini irisan pada kulit pasien lebih kecil, hanya satu Centimeter.
"Seperti pada kasus pengangkatan usus buntu atau appendix yang infeksi, hanya dengan tiga hingga empat titik irisan kecil pada kulit pasien, batu empedu bisa kita keluarkan. Parepare menjadi daerah pertama di Sulsel luar Kota Makassar yang menerapkan operasi laparoskopi ini," ungkap dia.
Wakil Direktur Bidang Pelayanan RS Andi Makkasau Parepare, dr Ibrahim Kasim dalam keterangannya mengatakan, untuk lebih mengoptimalkan sistem laparoskopi tim ahli bedah di RS rujukan itu akan berakselerasi dalam uapnya pengembangan dengan cara pelatihan dan evaluasi.
"Sementara baru ada dua kasus penyakit yang kita kembangkan melalui operasi laparoskopi ini. Insya Allah, ke depan tim ahli bedah melakukan pengembangan lagi hingga ke kasus lainnya seperti kandungan atau pengangkatan kista," terang Koordinator tim dokter spesialis bedah RS Andi Makkasau Parepare itu.
Ibrahim Kasim menambahkan, hal yang menguntungkan bagi pasien pasca mendapatkan tindakan operasi laparoskopi tak hanya hari rawat yang sedikit, tapi juga pemulihan yang lebih cepat.
"Dengan sistem Laparoskopi ini komplikasi yang biasanya dialami pasien setelah operasi bedah terbuka bisa lebih diminimalisir. Keuntungan lainnya tidak menimbulkan komplikasi bagi pasien," tutup dr. Ibrahim Kasim.
Sebelumnya, Direktur RS Andi Makkasau Parepare dr. Renny Anggraeny Sari mengungkapkan, menagemen Rumah Sakit memiliki 3 orang dokter spesialis bedah.
Ketiganya siap memberikan pelayanan secara profesional dan maksimal sesuai standar penanganan medis
"Kami memiliki 3 dokter spesialis bedah yang tentu selalu siap memberikan pelayanan secara profesional, santun dan ramah kepada pasien," ucap mantan Wakil Direktur I Bidang Pelayanan di RS Andi Makkasau Parepare itu.
Renny mengungkapkan, pihaknya akan terus membenahi serta mengoptimalkan sistem pelayanan melalui berbagai inovasi yang diharapkan dapat menunjang segala bidang menuju pelayanan yang paripurna.
"Atas dukungan pemerintah kota serta seluruh elemen masyarakat, kita akan terus melahirkan inovasi baru demi menuju pelayanan yang paripurna di rumah sakit kita," ungkap Renny.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33