MAKASSAR, BUKAMATA - Sebuah lembaga riset politik dan manajemen terbaru, hadir mewarnai lembaga riset yang sudah ada. MeanPoll Research namanya. Penggagasnya, Dr Nurmal Idrus, SE., MM.
Nurmal bukan orang baru di dunia riset, dan konsultan politik. Dia telah lama berkecimpung di dunia itu. Dia masih menjabat Direktur Nurani Strategic Consulting, sebuah lembaga konsultan politik yang dia dirikan dan sudah malang melintang di pemilu dan pilkada sejak beberapa tahun terakhir.
Di temui di Warkop Phoenam Makassar, Minggu, 1 Oktober 2021, Nurmal menyebut, MeanPoll dibentuk untuk mengakomodasi banyaknya permintaan riset mendalam baik politik dan juga ekonomi manajemen yang masuk ke Nurani Strategic.
"Padahal, selama ini Nurani Strategic hanya fokus untuk pendampingan teknis pemilu. Tak mengurusi riset survey," kata akademisi ilmu manajemen ini.
Mantan Ketua KPU Makassar ini mengaku, MeanPoll Research akan difokuskan pada urusan riset dan survey. "MeanPoll akan konsentrasi diriset dan kemudian menjadi pemasok data bagi Nurani Strategic yang akan konsentrasi di pendampingan politik dan manajemen," tambahnya.
Sementara itu, untuk pemilihan nama MeanPoll sengaja diambil untuk menggambarkan misi lembaga ini. "Mean adalah bagian dari perhitungan dasar statistika. Dalam bahasa Indonesia, mean juga disebut dengan rata-rata. Mean adalah indikator statistik yang dapat digunakan untuk mengukur rata-rata sebuah data. Di dalam ilmu riset, Mean ini sangat penting untuk mengetahui besaran perkiraan peluang kemenangan atau kekalahan," katanya.
Salah satu peneliti dari MeanPoll Reserch, Imran M, menyebut, dalam bulan November-Desember 2021 ini, mereka langsung punya proyek riset di tiga daerah yaitu Luwu, Pinrang dan Kolaka Utara. "Kami telah memulai kontrak untuk ketiga daerah yaitu riset di Luwu, Pinrang dan Kolaka Utara. Semua untuk kepentingan politik jelang Pemilu dan Pilkada 2024," ungkapnya.