BONE, BUKAMATA -- Pagi tadi, Sabtu, 30 Oktober 2021. Aroma busuk menyengat. Arahnya dari hutan Desa Lanca, Kecamatan Tellu Siattingnge, Kabupaten Bone. Warga mencari sumber nau, ternyata dari sesosok mayat.
Mayat itu berjenis kelamin pria. Diketahui bernama Mading bin Paddu (70), warga Desa Lanca. Dia ditemukan di hutan tidak jauh dari perkampungan warga.
Kapolsek Tellu Siattingnge, Iptu H. Alimuddin membenarkan penemuan mayat tersebut. Dia bilang, saat ini pihaknya bersama pihak Puskesmas Tellu Siattingnge, telah mengevakuasi mayat tersebut.
"Korban saat ini kita sudah evakuasi, dan dibawa ke rumah keluarga untuk disemayamkan," kata Iptu Alimuddin.
Korban yang ditemukan meninggal tersebut kata Iptu Alimuddin, ternyata diketahui adalah pelaku penganiayaan yang terjadi di Desa Lanca Kecamatan Tellu Siattingnge pada Rabu malam lalu.
Mading menganiaya dua orang saudaranya bernama Pudding Bin Paddu dan Taya bin Paddu menggunakan parang. Pasca melakukan aksinya, Mading kemudian kabur ke hutan. Waktu itu, pihak kepolisian Polsek Tellu Siattingnge bersama warga setempat, sempat melakukan pencarian, namun tidak berhasil ditemukan.
"Pasca dia menganiaya saudaranya dia langsung lari ke hutan, waktu itu kami melakukan pencarian bahkan beberapa hari dia tidak ditemukan, dia sembunyi di hutan, dan tadi pagi baru ditemukan oleh warga," tambah Iptu Alimuddin.
Jasad Mading ditemukan oleh warga setempat karena mencium bau busuk. Kondisi tubuhnya pun sudah membengkak dan mengeluarkan bau busuk. Dia diperkirakan meninggal sejak malam Kamis lalu. Menurut keterangan keluarga korban, Mading memang memiliki riwayat penyakit asma.
Kapolsek Tellu Siattingnge juga menjelaskan, Mading ini awalnya tinggal bersama istri dan anaknya. Tetapi karena sering berselisih paham dengan istri, dia lalu pergi meninggalkan rumahnya, dia pun pergi ke rumah saudaranya.
Saat tinggal bersama saudaranya Pudding dan Taya, dia pun sering bertengkar dan akhirnya pada Rabu malam lalu, Mading diduga sangat emosi lalu kemudian menganiaya kedua saudaranya itu.
"Pelaku (Mading) katanya memang susah diatur dan tidak suka di nasehati, makanya dia pergi dari rumah istrinya ke rumah saudaranya, namun justru dia juga malah menganiaya dua saudaranya sendiri," tutupnya.
Sementara pasca penganiayaan tersebut, Pudding dan Taya yang merupakan saudara pelaku sendiri langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sampai saat ini kondisi kedua korban sudah membaik.
Penulis: Oces
TAG
BERITA TERKAIT
-
Tiga Hari Rumah Tak Terbuka, Pria di Bontoala Ditemukan Tewas Membusuk
-
Pensiunan Guru SMAN 3 Bone Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Tidak Ada Tanda Kekerasan
-
Lagi, Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Dermaga Kera Kera Makassar
-
Mayat Tanpa Kepala dan Lengan Ditemukan di Pantai Selayar
-
Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Rajawali, Wajah Lebam dan Mulut Mengeluarkan Busa