MAKASSAR, BUKAMATA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar melakukan simulasi penanganan banjir. Simulasi dilakukan di empat titik rawan, yakni di Kecamatan Manggala, Biringkanaya, Tamalanrea, dan Panakkukang.
Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, mengatakan, para personilnya akan melakukan simulasi layaknya sedang terjadi bencana banjir. Selain itu, juga sudah dilakukan pengecekan peralatan.
"Sebelum terjadi, kita sudah antisipasi. Mulai dari personil hingga peralatan, semua sudah siap," ujarnya, Kamis, 27 Oktober 2021.
Ia menjelaskan, posko recover centre juga akan dimanfaatkan sebagai pusat penanganan bencana, sebagaimana arahan dari Wali Kota Makassar, Danny Pomanto. Kontainer recover centre punya fungsi yang banyak. Selain menjadi posko penanganan Covid-19 di level kelurahan, juga akan dimanfaatkan untuk penanganan bencana.
"Semua perangkat disiapkan untuk bersinergi menghadapi bencana," terangnya.
Hendra menambahkan, pemerintah memberikan atensi yang cukup besar terhadap titik rawan bencana banjir di Makassar. (*)
BERITA TERKAIT
-
Kabar Duka, Petugas BPBD Makassar Tewas Tertabrak Truk Tronton
-
Dari Safari Ramadan ke Posko Banjir, Wali Kota Munafri Tunjukkan Empati Nyata untuk Korban Terdampak Bencana
-
Banjir Rendam Blok 8 Manggala, Warga Kembali Mengungsi
-
BPBD Makassar Pastikan Tak Ada Korban Jiwa banjir, Evakuasi Dilakukan di Titik Rawan
-
Kebakaran Kapal di Pelabuhan Paotere, Sembilan Orang Luka-luka