MAKASSAR, BUKAMATA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar melakukan simulasi penanganan banjir. Simulasi dilakukan di empat titik rawan, yakni di Kecamatan Manggala, Biringkanaya, Tamalanrea, dan Panakkukang.
Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, mengatakan, para personilnya akan melakukan simulasi layaknya sedang terjadi bencana banjir. Selain itu, juga sudah dilakukan pengecekan peralatan.
"Sebelum terjadi, kita sudah antisipasi. Mulai dari personil hingga peralatan, semua sudah siap," ujarnya, Kamis, 27 Oktober 2021.
Ia menjelaskan, posko recover centre juga akan dimanfaatkan sebagai pusat penanganan bencana, sebagaimana arahan dari Wali Kota Makassar, Danny Pomanto. Kontainer recover centre punya fungsi yang banyak. Selain menjadi posko penanganan Covid-19 di level kelurahan, juga akan dimanfaatkan untuk penanganan bencana.
"Semua perangkat disiapkan untuk bersinergi menghadapi bencana," terangnya.
Hendra menambahkan, pemerintah memberikan atensi yang cukup besar terhadap titik rawan bencana banjir di Makassar. (*)
BERITA TERKAIT
-
Warga Manggala Dilaporkan Hilang di Waduk Nipa-Nipa
-
BPBD Selamatkan 13 Warga Makassar yang Terjebak di Air Terjun Barayya Jeneberang
-
Perusahaan Jepang Tawarkan Teknologi BLITZ GIS, Solusi Real Time Cegah Banjir di Makassar
-
Pemkot Makassar Percepat Penanganan Banjir, Lakukan Pengerukan Drainase di Titik Rawan
-
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Luwu Timur Gelar Simulasi Bencana