MAKASSAR, BUKAMATA - Kamis, 21 Oktober 2021. Petang itu, azan magrib sudah berkumandang di corong masjid. Namun belum ada tanda-tanda demo mahasiswa di Jl Sultan Alauddin berhenti.
Dengan pelantang, orator demo masih lantang berteriak. Mengalahkan suara azan dari corong masjid. Antrean panjang kendaraan mengular.
Pasalnya, mobil truk gandeng dipalang menutupi jalan. Satu dipalang di area ke Kabupaten Gowa. Satunya lagi di pertigaan AP Pettarani.
Seorang emak-emak berkerudung hitam keluar dari mobilnya. Dia melangkah tegas ke arah pendemo yang masih lantang berteriak di atas truk.
"Sudah dua jamma' di sini, perjalananku masih ke Daya," ujarnya. Namun dipotong seorang pria berambut gondrong, "sudah mau selesai."
Si ibu kemudian menunjuk mahasiswa yang berorasi di atas kepala truk. Salah satunya berkopiah hijau hitam.
"Hei kalian Islam. Salat..salat. Magrib!" Teriaknya ke arah orator.
Namun orator masih terus berorasi. Si ibu lalu menunjuk ke arah antrean panjang kendaraan. "Lihat begitu banyak yang kalian sengsarakan," ujarnya.
"Kami mengerti yang kalian perjuangkan. Tapi lihat itu, begitu banyak yang kalian sengsarakan," ujar ibu itu sambil menunjuk sekali lagi ke antrean kendaraan.
Orator dan mahasiswa di kepala truk merah itu menghentikan orasi, kemudian beringsut turun dari kepala truk.
Unjuk rasa itu dilakukan HMI Cabang Gowa Raya. Mereka menggelar aksi dalam rangka dua tahun kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi-Ma'ruf.
Di mata mahasiswa, beberapa kebijakan yang dikeluarkan pasangan pemimpin itu, tidak pro rakyat. Di antaranya, tentang omnibuslaw. Juga rencana amandemen Undang-undang.
Mahasiswa HMI Cabang Gowa Raya, mengeluarkan 7 poin tuntutan. Yakni, tegakkan supremasi hukum, tolak rencana amandemen UU, tolak omnibuslaw, cabut UU No 19 tahun 2019, tolak pilkada serentak, tolak penghapusan BBM Premium, dan mendesak Jokowi dalam penyelesaian Covid-19.
Penulis: Maulana
TAG
BERITA TERKAIT
-
Demo Mahasiswa di Makassar Ricuh, Pos Polisi Alauddin–Pettarani Dibakar
-
Ribuan Mahasiswa Makassar Demo Kawal Putusan MK dan Duduki Kantor DPRD Sulsel
-
Demo BBM dan Jejak-jejak Vandalisme yang Bertebaran di Makassar
-
FOTO: Sore Ini Mahasiswa di Makassar Kembali Memblokade Sejumlah Ruas Jalan, Tolak Kenaikan BBM
-
Massa Aksi Tolak Kenaikan BBM Tutup Jalan, Makassar Macet Parah