TAKALAR, BUKAMATA - Ratusan peserta antusias mempraktikkan teknik membatik sibori yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten Takalar di Villa Pemda, Pantai Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Rabu (20/10/2021) siang.
Dengan berkelompok sebanyak 10 orang tiap kelompok, para peserta melakukan tahapan pembuatan batik sibori dibimbing oleh para mentor bersama-sama dengan ketua Dekranasda Takalar, Dr. Hj. Irma Andriani, S.Pi, M.Si.
Membatik teknik sibori ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari batik nasional tahun 2021 sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Hasil membatik sibori diberi nama batik siborita yakni batik Sibori Takalar.
Selain untuk mengembangkan bakat dan minat serta kreativitas dan keterampilan, juga bertujuan dalam menunjang perekonomian keluarga dan UMKM serta Dekranasda kabupaten Takalar.
"Hari ini kita ingin menunjukkan kemandirian kita disektor sandang, kita mulai dengan pelatihan sibori ini, dengan bahan praktik sederhana yakni jilbab, nanti kalau sudah bagus bisa membuat baju sendiri dengan teknik sibori," kata Irma.
"Apalagi ibu-ibu kan kalau ke pesta suka gonta ganti baju, kalau beli terus kan mahal. Ini bisa disiasati dengan teknik sibori. Inilah yang mengilhami kita untuk membuat pelatihan ini," sambung Irma yang juga ketua TP PKK Takalar ini.
Irma berharap, kedepan batik Siborita ini akan menjadi salah satu produk khas kabupaten Takalar yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pelatihan ini juga dihadiri sekretaris TP PKK Provinsi Sulsel, Designer sekaligus owner Frida Aulia Indonesia Frida Nursanti yang sekaligus menjadi mentor dalam pelatihan.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Libatkan 24 Pesantren, Festival Santri Takalar 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda
-
Wakil Bupati Takalar Dukung Aisyah Nurul Izzah Ramli Berkompetisi di Tingkat Nasional
-
Bupati Takalar Gagas Festival Pesantren, 24 Ponpes Bakal Unjuk Potensi Lewat Kreativitas Digital
-
Sidak Layanan BPJS di Takalar, Bupati Daeng Manye Tekankan Pelayanan Lima Menit Tanpa Keluhan
-
Pemkab Takalar Gandeng ILO dan Swiss Dorong Digitalisasi Petani Rumput Laut