PAREPARE, BUKAMATA - Terhitung sejak 11 Oktober 2021, Kota Parepare sudah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Mulai Senin, 18 Oktober 2021, sudah memasuki pekan kedua PTM terbatas.
Selama sepekan pelaksanaan PTM terbatas dievaluasi, dinilai berjalan baik, aman, dan terkendali. Termasuk sudah dilakukan sampel swab test antigen kepada beberapa siswa dan guru di enam sekolah pilot project. Hasilnya, semuanya dinyatakan non reaktif atau negatif Covid-19.
Wali Kota Parepare, Dr. HM. Taufan Pawe pun mengapresiasi pelaksanaan PTM terbatas pada enam sekolah tersebut. Enam sekolah itu adalah SDN 3, SDN 5, SDN 24, SDN 71 untuk jenjang SD, serta SMPN 2 dan SMPN 4 untuk jenjang SMP. Jika terus berjalan baik, PTM terbatas akan dilaksanakan di sekolah lainnya secara bertahap.
Taufan Pawe (TP) mengemukakan, secara umum penyelenggaraan PTM terbatas telah berjalan dengan baik dan lancar. Tapi dia mengingatkan, mengenai penerapan SOP pada saat kedatangan dan kepulangan para siswa perlu diperhatikan dengan baik. Perlu kerja sama guru, siswa, dan orang tua dalam penegakan SOP tersebut.
“In Syaa Allah dengan kepatuhan terhadap SOP, ke depan pembelajaran di Kota Parepare akan kembali berjalan normal,” kata Taufan Pawe.
BERITA TERKAIT
-
Wali Kota Parepare Harap DMI Jadi Mitra Strategis Pemerintah
-
2.000 Guru di Parepare Gagal Dapat Tunjangan Pemerintah Pusat
-
Pemkot Parepare Klarifikasi Polemik Anggaran Toilet Sekolah: Nilai Kontrak Bukan Pembayaran Final
-
Soroti Kebijakan Kontroversial Wali Kota Tasming Hamid, DPRD Parepare Resmi Gulirkan Hak Interpelasi
-
Raker Komisi II DPR RI-Mendagri, Taufan Pawe: Penurunan Transfer Keuangan Daerah Bukan Musibah, Tapi Tantangan untuk Inovasi